Pemkab Sergai Dorong Penguatan Kinerja Melalui Implementasi SAKIP

Pemkab Sergai Dorong Penguatan Kinerja Melalui Implementasi SAKIP
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya sampaikan pidatonya saat membuka Rapat Implementasi SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang digelar di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah, Rabu (4/2/2026)

SERGAI | Bisanews.id | Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menegaskan bahwa implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Rapat Implementasi SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang digelar di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pejabat perencanaan se-Kabupaten Sergai.

Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini menyampaikan bahwa SAKIP memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, perencanaan dan penganggaran harus selaras dengan tujuan serta sasaran pembangunan daerah, dilengkapi indikator kinerja yang terukur dan relevan, serta didukung oleh monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.

“SAKIP harus dipandang sebagai alat bantu manajemen untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah dan kualitas pelayanan publik, bukan sebagai beban,” ujar Bang Wiwik.

Ia menambahkan, tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sergai Tahun 2025–2029 dengan visi penguatan transformasi fondasi pembangunan menuju Sergai yang Mantab, yakni maju, tangguh, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, SAKIP menjadi penopang utama untuk memastikan seluruh kebijakan dan program pembangunan berjalan efektif serta berdampak.

“Keberhasilan implementasi SAKIP sangat bergantung pada komitmen pimpinan, sinergi antarperangkat daerah, serta perubahan pola pikir dari bekerja berdasarkan rutinitas menuju bekerja berbasis kinerja dan hasil. Setiap rupiah anggaran harus dapat dijelaskan kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi SAKIP Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai meraih predikat BB dengan nilai 70,04. Capaian tersebut menunjukkan penerapan manajemen kinerja sektor publik yang tergolong baik, meski masih memerlukan perbaikan dan penguatan agar nilai SAKIP dapat ditingkatkan atau minimal dipertahankan.

“Dengan komitmen, peningkatan kapasitas, dan profesionalisme aparatur, kita dorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bang Wiwik.

(Her)