Pemkab Sergai Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak Berbasis Masyarakat

Pemkab Sergai Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak Berbasis Masyarakat
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya memberikan kata sambutan saat menghadiri kegiatan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Sergai yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (15/7/2026).

SERGAI | Bisanews.id | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) mendorong penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah kekerasan terhadap anak. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta terlindungi dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan diskriminasi.

Hal itu disampaikan Bupati Sergai H. Darma Wijaya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Kaharuddin, MM, pada kegiatan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Sergai yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (15/7/2026).

Menurut Bupati Sergai, pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam melindungi hak-hak anak, terutama mereka yang berada dalam situasi rentan dan membutuhkan perlindungan khusus. Anak dalam kondisi tersebut memerlukan perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah, keluarga, maupun masyarakat.

”Perlindungan khusus untuk anak harus dilakukan secara cepat, komprehensif, dan terintegrasi. Unit pelaksana teknis yang ada harus terus dioptimalkan untuk menjamin rasa aman dan masa depan anak,” sebut Darma Wijaya.

Pemkab Sergai menurut Bupati, berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak. Seluruh instansi pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dan elemen masyarakat didorong untuk membangun sinergi dalam mewujudkan sistem perlindungan anak yang efektif.

Salah satu upaya yang terus diperkuat adalah pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Program tersebut diharapkan mampu menjamin pemenuhan hak perempuan dan anak atas perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, termasuk melalui penyediaan sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak.

”Melalui kegiatan ini, kami berharap pemahaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan semakin meningkat serta ikut berkolaborasi dalam mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kabupaten Sergai,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya menekankan pentingnya keluarga sebagai lingkungan pertama yang memberikan perlindungan kepada anak.

Anak merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Namun, anak juga termasuk kelompok rentan yang dapat menghadapi ancaman kekerasan, eksploitasi, ataupun diskriminasi.

”Keluarga adalah benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun digital. Ketika keluarga kuat, masyarakat pun akan kuat,” demikian disampaikan dalam sambutan Ketua TP PKK Sergai.

Dirinya juga berkomitmen memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Para kader PKK yang bersentuhan langsung dengan keluarga di tingkat desa dan kelurahan diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pendampingan.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Sergai Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan, Ketua DWP Sergai Ny. Mafa Yanny Suwanto, dan Kadis P2KBP3A dr. Helminur Iskandar Sinaga, M.Kes serta para pengurus TP PKK Kabupaten dan Kecamatan se-Sergai. (MC/Her)