Medan | bisanews.id | Setelah terbentuk belum lama, Pengurus Olahraga Gulat Tangan Indonesia (POGTI) Sumatera Utara menggelar penataran wasit untuk pertama kalinya, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan penataran wasit ini digelar tak lain sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme perangkat pertandingan di daerah khususnya di Sumut.
Kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang berasal dari berbagai klub dan daerah, dengan tujuan membekali para wasit dengan pemahaman aturan terbaru serta teknik memimpin pertandingan yang adil dan objektif.
Penataran tersebut menghadirkan narasumber berpengalaman yang telah memiliki lisensi nasional.
Seperti, Wakil Ketua Umum II Wasit Nasional POGTI Pusat, Edwin Frits disela-sela penataran wasit mengatakan, penataran wasit ini merupakan angkatan kelima bersertifikasi level tiga untuk Sumatera Utara.
“Artinya untuk level pemula yang mana diterjunkan pada event olahraga gulat tangan tingkat. Kabupaten kota. Dan belum ketingkat nasional,” katanya.
Dikatakan, sementara penataran-
penataran wasit sudah dilangkan di Sumsel, Lampung dan beberapa provinsi di Pulau Jawa termasuk DKI Jakarta.
Pelaksana kegiatan, Rico Goncalwes Sirait didampingi Doni Manik menyampaikan, bahwa penataran ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, terutama menjelang berbagai kejuaraan yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Wasit memiliki peran krusial dalam menjaga sportifitas dan kelancaran pertandingan, sehingga perlu terus ditingkatkan kapasitasnya,”katanya.
Selain materi teori, peserta juga mendapatkan sesi praktik langsung untuk mengasah kemampuan dalam mengambil keputusan di lapangan.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para wasit saat memimpin pertandingan resmi.
Para peserta yang hadir dari beberapa kabupaten kota di Sumut menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap penataran serupa dapat dilakukan secara rutin guna meningkatkan kualitas perwasitan di cabang olahraga gulat tangan. (ayu)





