Proyek Rabat Beton di desa sidomulyo baru seumur jagung sudah retak retak dan ditempel tempel.

Proyek Rabat Beton di desa sidomulyo baru seumur jagung sudah retak retak dan ditempel tempel.
Pembangunan Rabat Beton di Desa Sidomulyo Bawah dusun VII Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan (BisaNews.id/KIKI).

ASAHAN I BisaNews.id I Sangat disayangkan Proyek Rabat Beton yang berada di dusun VII desa Sidomulyo Bawah Kecamatan Tinggi Raja baru seumur jagung sudah retak retak dan di tempel tempel.Senin (19/08/2024).Pukul 14.00 Wib.

Hal itu terpantau saat awak media melihat langsung proyek Rabat Beton yang baru sekitar lebih kurang 1bulan lalu dikerjakan, kondisinya sudah terlihat retak.

Kegiatan Fisik Desa Sidomulyo Bidang Pembangunan desa,Nama Kegiatan,Pembangunan Rabat Beton Dusun VII Sidomulyo Bawah,dengan volume135 Mx2.5 Mx0.15 M dengan Pagu Dana Rp 98.716.500,-Sumber dana,Dana Desa Tahun 2024,Pelaksana TPK Sidomulyo.

Saat BisaNews.id menemui salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya Menurutnya, pekerjaan itu seharusnya dari awal direncanakan dengan matang, dari segi manfaatnya kepada masyarakat dan kwalitas pekerjaan yang diutamakan.

“Pekerjaan itu menggunakan Dana Desa (DD), ketika dilaksanakan pada pekerjaan fisik dan kwalitas tidak sesuai dengan RAB maka harus jelas pertanggung jawabannya. Kalau pekerjaan baru berumur satu bulan sudah kondisi seperti itu lalu mau seperti apa jadinya kalau rabat beton itu setelah satu tahun ke depan, mungkin sudah tidak bisa dipergunakan lagi oleh warga sekitar. Nah, akhirnya pekerjaan yang menghabiskan Dana Desa (DD) puluhan juta akan sia-sia kalau kwalitas pekerjaan seperti itu, Kepala Desa sebagai penanggung jawab Anggaran, harus bertanggung jawab dengan persoalan ini, ” tukasnya.

Proyek Rabat Beton di desa sidomulyo baru seumur jagung sudah retak retak dan ditempel tempel.
Pembangunan Rabat Beton di Desa Sidomulyo Bawah dusun VII Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan (BisaNews.id/KIKI).

Ditempat terpisah saat awak media menjumpai salah satu tokoh masyarakat,yang namanya minta di inisialkan (BD) mengatakan kepada BisaNews.id “Sangat Kecewa melihat Pengerjaan nya seperti itu,Baru dikerjakan belum ada seumur jagung sudah retak retak dan ditempel tempel kan Abang sudah lihat sendiri “Sebut BD

Lanjutnya,BD menyampaikan, Merasa kecewa dan prihatin melihat pekerjaan jalan tersebut yang pembangunan nya belum lama ko sudah pada retak-retak dan patah seperti nya pekerjaan tersebut dikerjakan asal jadi aja tidak memikirkan kwalitas jalan tersebut. BD menduga demi mencari keuntungan yang besar untuk memperkaya diri oleh oknum kepala Desa dan TPK nya.” Ungkapnya.

Warga hanya Berharap, kepada pihak pihak yang terkait agar bisa turun ke lokasi Pembangunan Jalan Rabat Beton yang ada di kampung kami, guna melihat langsung gimana buruknya pekerjaan tersebut. dan langsung menegur kepala Desa dan TPK nya agar bisa diperbaiki atau memberikan sangsi tegas, kepada Kepala Desa dan TPK nya agar bisa membuat Efek Jera.”harapnya

Lebih lanjut Kru media ini berusaha mendatangi Kantor kepala desa guna Konfirmasi namun Kepala desa Sidomulyo Miswati tidak ada dikantor,dan Kaur Desa Yang mengatakan.

” Kades sedang pergi melayat “sebut Kaur desa yang enggan di sebut namanya.

Kemudian Kru media ini berusaha menemui kerumah kades ,namun kades Miswati tidak ada di rumah kemudian coba untuk menelepon beberapa x namun tidak diangkat dan coba SMS melalui pesan What’sApps yang isinya”Selamat siang Ibu Kades apa tanggapan (Komentar) Ibu Kades terkait yang diduga pengerjaan rabat beton di dusun VII Sidomulyo Asal jadi ” pesan dibaca namun ditunggu sampai 5 jam tidak ada balasan hingga berita ini dikirim ke redaksi BisaNews.id.(KIKI)