Rakernas APEKSI 2026 Perkuat Kolaborasi Antar Kota Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Rakernas APEKSI 2026 Perkuat Kolaborasi Antar Kota Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Walikota Medan dan beberapa walikota se Indonesia saat memberikan keterangan pers pada Acara APEKSI 2026 di Lt 4 Kantor Walikota Medan, Selasa (30/1/2026). (Foto : ayu)

Medan | bisanews.id | Kota Medan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XVIII Tahun 2026 berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan berbagai agenda strategis, mulai dari forum pemerintahan, promosi investasi, penguatan UMKM, hingga pagelaran budaya yang melibatkan masyarakat luas.

Adapun rangkaian kegiatan diawali pada 28–29 Juni 2026 melalui pelaksanaan Youth City Changers dan Forum Pangan sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda dan para pemangku kepentingan dalam membahas berbagai isu pembangunan perkotaan.

Pada 30 Juni 2026, Kota Medan menyambut kedatangan para kepala daerah melalui registrasi peserta, pelaksanaan sejumlah forum diskusi, serta Gala Dinner yang dirangkaikan dengan Closing Gelar Melayu Serumpun (GEMES).

Memasuki 1 Juli 2026, rangkaian kegiatan semakin semarak dengan pelaksanaan Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan, Ladies Program, Dialog Kota Tangguh, berbagai forum tematik, City Tour, pembukaan Indonesia City Expo, hingga Pembukaan Resmi Rakernas APEKSI XVIII.

2 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Bersama, Penanaman Pohon, Penandatanganan Prasasti, Ladies Program Fun Cooking Daun Ubi Tumbuk, forum-forum tematik, Sidang Pleno, Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, serta Karnaval Nusantara yang menjadi salah satu agenda puncak kegiatan.

Sementara itu, Indonesia City Expo, Pentas Seni, dan Bazar UMKM berlangsung sepanjang 1–3 Juli 2026 sebagai wadah promosi potensi daerah, investasi, serta produk unggulan dari berbagai kota di Indonesia.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada 3 Juli 2026 melalui penutupan Indonesia City Expo, sedangkan pada 4 Juli 2026 masyarakat masih dapat menikmati Hiburan Rakyat dan Bazar UMKM.

96 Pemerintah Kota

Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026 dihadiri perwakilan dari 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia yang terdiri atas 85 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekretaris daerah, dan 1 kepala Bappeda.
.
Kehadiran para kepala daerah tersebut menegaskan Rakernas APEKSI sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota, berbagi praktik terbaik, serta merumuskan kebijakan pembangunan perkotaan yang adaptif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

APEKSI sendiri terdiri atas enam Komisariat Wilayah (Komwil), yakni Komwil I sebanyak 24 kota, Komwil II sebanyak 10 kota, Komwil III sebanyak 25 kota, Komwil IV sebanyak 13 kota, Komwil V sebanyak 9 kota, dan Komwil VI sebanyak 17 kota.

Salah satu agenda yang menjadi daya tarik masyarakat adalah, Karnaval Budaya yang diikuti 56 delegasi dari berbagai daerah di Indonesia dengan total 2.984 peserta.

Selain menjadi forum strategis antar pemerintah kota, penyelenggaraan Rakernas APEKSI XVIII juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Medan.

Kehadiran delegasi dari 96 pemerintah kota selama lima hari diperkirakan mendorong perputaran ekonomi sekitar Rp17 miliar melalui aktivitas belanja dan konsumsi peserta maupun panitia.

Kontribusi terbesar berasal dari jasa penyelenggaraan event sebesar 50,22 persen, disusul hotel dan akomodasi 37,13 persen, sektor makan dan minum serta UMKM sebesar 11,27 persen, dan transportasi sebesar 1,37 persen.

Sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan, sebanyak 375 pelaku UMKM turut dilibatkan dalam berbagai lokasi kegiatan.

Rinciannya, 179 UMKM di Galeri MPP, 50 UMKM di Hotel Santika, 65 UMKM di Lapangan Benteng, serta 81 UMKM di Lapangan Merdeka yang didominasi sektor kuliner, kriya, fesyen, kesehatan, dan kecantikan.

Penyelenggaraan Rakernas APEKSI XVIII diharapkan memberikan manfaat langsung bagi penyedia jasa event, industri perhotelan, pelaku UMKM, usaha kuliner, hingga sektor transportasi.

Selain menggerakkan roda perekonomian daerah, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor perhotelan, restoran, dan perdagangan.

Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026 di Kota Medan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarkota, mendorong inovasi pembangunan perkotaan, memperkenalkan potensi daerah, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (rel/ayu)