MEDAN | Bisanews.id | Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menempati stan Ramadan Fair, baik di Taman Sri Deli, maupun di Lapangan Sepak Bola Rengas Pulau, Marelan, Medan, tidak dipungut bayaran atau sewa, alias gratis. Juga tidak boleh ada pungutan liar (pungli) kepada pedagang. Selain itu, Pemko Medan juga menggratiskan parkir kendaraan bagi pengunjung Ramadan Fair.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, pada acara Pembukaan Ramadan Fair 2023, Selasa (28/3/2023) lalu.
“Saya sampaikan, parkir di sini selama Ramadan Fair, itu gratis, ya,” tegas Bobby usai membuka Ramadan Fair di Taman Sri Deli, Medan.
Meski telah ditegaskan gratis, namun masih saja ada oknum nakal yang melakukan pungli parkir kendaraan.
Bobby pun bereaksi. Orang nomor satu di Pemko Medan itu meminta aparat kepolisian menindak pelaku pungli tersebut.
Tak pelak, Kamis (30/3/2023), sebanyak 26 juru parkir liar diamankan petugas.
Menyikapi hal itu, Dosen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Dr Faktur Rozy MIKom menilai, persoalan pungli yang langsung direspons Bobby, dan dibuktikan dengan diamankan para pelakunya, itu terjadi karena kuatnya komunikasi internal antara Bobby dan jajarannya terkait pelaksanaan Ramadan Fair.
“Artinya, jajaran Pak Bobby dalam Ramadan Fair tahun ini tidak berani neko-neko. Komunikasi Pak Bobby mudah dipahami jajarannya. Ya, tentu kalau ada oknum yang coba main-main, akan sadar resiko yang diterima,” ujar Rozi saat dihubungi Rabu (5/4/2023).
Kemudian, sambungnya, komunikasi Pemko Medan dengan instansi terkait, seperti kepolisian, TNI, dan kelompok masyarakat lainnya untuk sama-sama menyukseskan Ramadan Fair sebagai ikon Kota Medan, juga baik.
“Ini terlihat dari konsistensi pihak keamanan bersama Satpol PP dalam menjaga pelaksanaan Ramadan Fair. Relasi Pak Bobby dengan Pak Kapolres dan Pak Dandim juga unsur Forkopimda lainnya terlihat cukup baik. Situasi ini tentu mendukung program Pemko Medan berjalan baik di masyarakat,” pungkasnya.





