Medan | bisanews.id | Squash Indonesia (SI) Sumut siap menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026. Event ini nantinya akan di Jakarta dengan diikuti hampir seluruh provinsi yang ada di Indonesia.
“Kita rencanakan ikut Kejurnas Squash yang tak salah digelar akhir Juni atau diawal Juli 2026. Pada event ini SI Sumut menurunkan tiga atlet yang didalamnya ada katagori U-19 dan senior,” kata Sekum SI Sumatera Utara juga kepala pelatih, Dr Amansyah S.P.D, M.P.D saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/3/2026).
Amansyah mengatakan, kesiapan atletnya terus dilakukan lewat berlatih dimana selama puasa frekwensi sedikit berkurang. Namun usai lebaran nanti, latihan seperti biasa kembali dilakukan terutama pada fisik atlet lebih ditingkatkan.
“Selama menjalani ibadah puasa para atlet yang disiapkan ke Kejurnas nanti, hanya berlatih tehnik pemukulan saja. Namun usai lebaran baru masuk ke latihan fisik dan ujicoba agar saat berlaga tak demam panggung,” ucapnya serius.
Menurutnya, SI Sumatera Utara akan mengikuti satu nomor saja. Sebab di Kejurnas hanya mempertandingkan nomor perorangan dan tidak ada ganda.
“Dan alhamdulillan selain kita masih mengandalkan eks PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu yaitu, Muhammad Izzat dan atlet senior serta ditambah satu atlet junior,” kata Amansyah yang merupakan dosen FIK Unimed ini.
Menurutnya, persaingan akan terjadi di Kejurnas nanti. Sebab selain atlet dari daerah lain ikut berlaga, terdapat dua daerah yang kuat selama ini di cabor squash yaitu, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
“Tapjbyang paling terkuat adalah, Jawa Barat. Namun tidak jadi penghalang bagi ketiga atlet kita saat berlaga nanti. Walau menargetkan ke final, para atlet sudah bertekat ingin prestasi lebih,” ucapnya.
Amansyah menambahkan, kegembiraan yang dirasakan SI Sumut saat ini adalah, diberikannya Gedung Squash Arena sebagai sekretariat, berlatih dan membuat kejuaraan oleh Disporasu.
“Jadi dengan diberi kepercayaan, maka SI Sumatera Utara akan menjaga dengan baik serta lebih meningkatkan kualitas berlatih serta terus mensosialisasikan cabor squash ke sekolah-sekolah agar terus lahir atlet regenerasi yang dapat dihandalkan dimasa datang,” pungkasnya mengakhiri.
Jadi dengan semangat sportivitas dan kompetisi yang sehat, diharapkan Kejurnas Squash 2026 mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. (ayu)





