Suka Jadi Resmi Jadi Kampung Budi Daya Gurame

Suka Jadi Resmi Jadi Kampung Budi Daya Gurame
Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Dr. Claudia Evinta Siregar, menyerahkan bantuan bibit gurame secara simbolis, pada acara Peresmian Kampung Budi Daya Gurame, di Desa Suka Jadi, Kecamatan Perbaungan, Rabu (9/8/2023). (Foto : Media Center Sergai/Herry/Bisanews.id).

SERGAI | Bisanews.id | Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Darma Wijaya, Rabu (9/8/2023), di Desa Suka Jadi, Kecamatan Perbaungan, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pemberdayaan usaha pembudidayaan ikan skala kecil, sekaligus peresmian desa tersebut sebagai Kampung Budi Daya Gurame.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan, Kabupaten Sergai memiliki potensi sumber daya hayati dengan keanekaragaman yang cukup lengkap.

Hal ini, ujarnya, bisa dilihat pada bagian barat daerah itu yang berbatasan dengan Kabupaten Simalungun, merupakan daerah dataran tinggi, dan pada bagian timur merupakan daerah dataran rendah dan pesisir yang berbatasan langsung dengan perairan Selat Malaka.

Ia menyebut, 24 sungai melintasi wilayah Tanah Bertuah Negeri Beradat yang sebagian besarnya bermuara di Selat Malaka.

“Keberadaan sungai ini tentunya merupakan potensi sumber air untuk pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Sergai. Potensi perikanan, khususnya perikanan budi daya di Kabupaten Sergai terus dikembangkan dengan produksi yang meningkat secara signifikan setiap tahunnya. Pada tahun 2022, produksi perikanan budidaya mencapai 61.336 ton, di mana 35.700 ton merupakan produksi perikanan budidaya air tawar dengan komoditi utama ikan patin, lele, gurami dan nila,” rincinya.

Selain daya dukung kondisi geografi, menurutnya, pengembangan sektor perikanan budidaya lebih optimal, tentu membutuhkan berbagai faktor utama lainnya, yang meliputi sumber daya manusia yang terampil, teknologi pendukung usaha perikanan budidaya serta sarana dan prasarana pengembangan perikanan budi daya.

Kata Darma, Kementerian Kelautan dan Perikanan turut ambil bagian dalam pengembangan perikanan budidaya di Sergai dengan mengalokasikan anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023 yang diimplementasikan dalam bentuk bantuan benih ikan,benur udang,beserta pakan ikan.

“Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan Desa Suka Jadi, Kecamatan Perbaungan menjadi Kampung Perikanan Budi Daya Gurame yang diharapkan dapat menjadi desa percontohan perikanan budidaya dan kedepannya bisa menjadi ikon Kabupaten Sergai,” katanya.

Baca Juga:  Selesaikan Polemik Gubsu dan Choki Secara Kekeluargaan

Bang Wiwik, sapaan akrabnya, mengingatkan kepada para penerima bantuan agar jangan sampai menjual barang-barang yang merupakan bagian dari bantuan pemerintah.

“Semoga penggunaan dan pemanfaatan bantuan ini bisa dimaksimalkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Dr. Claudia Evinta Siregar, SKM, M.Kes dalam laporannya mengungkapkan berdasarkan DPA Diskanla Sergai tahun 2023, melalui program pengelolaan perikanan budidaya sub kegiatan penjaminan ketersediaan sarana pembudidayaan ikan sumber DAK fisik-bidang kelautan dan perikanan-penugasan dalam bentuk sarana dan prasarana pmberdayaan usaha pembudidaya ikan yaitu 1 paket udang, 4 paket nila, 16 paket gurame, 2 paket patin, dan 3 paket gabus.

“Bantuan ini di serahkan kepada 26 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dari 8 kecamatan berupa benih ikan, benur udang, dan pakan. Selain itu kami menyampaikan, berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 111 tahun 2023 tentang
Kampung Perikanan Budidaya, Desa Sukajadi Kecamatan Perbaungan telah ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Gurame,” jabarnya.

Hadir dalam kegiatan ini di antaranya Camat Perbaungan Muhammad Fahmi, S.STP, M.AP, Ketua Dewan UKM Sergai, Budi Sumalim SE, unsur Forkopimcam Perbaungan dan perwakilan Pokdakan se-Kabupaten Sergai.

Writer: Herry Editor: Abdul Muis