Medan | bisanews.id | Temu ramah yang digagas Tim Hukum Relawan Wong BERANI bersama insan olahraga kota Medan dengan Calon Walikota Medan 2024-2028 dari Nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya dengab Abdul Rani SH, berakhir dengan pernyataan menggembirakan bagi atlet yang hadir di Kereta Api Cafe Jalan Sena Medan, (20/11/2024).
Temu ramah yang diketuai Tim Hukum Relawan Wong BERANI, Rico Goncalwes Sirait, SH, MH, CPM, CRA juga mantan atlet angkat berat peraih medali perak PON 2012 dan PON 2016 lalu serta segenap seluruh anggota dalam kesempatan itu mengatakan, acara ini digagas bertujuan untuk mengangkat harkat martabat para atlet yang usai mengikuti event seperti, Pekan Olahraga Nasional (PON)pada umumnya senyap tanpa bekas walau si atlet meraih emas, perak atau perunggu.
Sementara para atlet bukan hanya bonus yang diharapkannya melainkan sebuah pekerjaan yang bisa menghidupi keluarga dan membantu orang tua bagi atlet yang belum menikah serta mencarikan bapak angkat agar bisa diberikan modal untuk membuka usaha di tempatnya tinggal.
“Selama ini para atlet peraih prestasi khususnya berlaga diajang multi event, hanya sebatas bonus diberikan karena dia berhasil meraih juara. Jujur menurut saya sangat miris,” kata Rico penuh semangat dihadapan para atlet, pelatih 10 cabor dan pemerhati olahraga di Medan.
Menurut Rico, jadi dengan kehadiran Prof Ridha di acara temu ramah itu tak lain ingin mendengar langsung apa program yang dilakukan selain menjadikan kota Medan lebih maju dan beragama, peningkatan swadaya manusia, pendidikan, kesehatan, keamanan, pariwisata dan khususnya olahragq jika diizinkan Tuhan nantinya sebagai walikota Medan bersama Abdul Rani SH sebagai wakil.
“Tidak ada kata lain, kami selaku insan olahraga sangat membutuhkan pekerjaan demi masa depan keluarga. Dan kami tidak memilih pekerjaan apa itu. Contoh, sebagai petugas Satpol PP, petugas Dinas Pasar, pegawai PDAM bahkan scurity kami pun terima. Sebab saya selaku mantan atlet, sangat merasakan kepedihan karena tak adanya perhatian,” ucap Rico mengakhiri yang langsung disambut para atlet dan pelatih bantu kami pak Ridha.
Rico kembali mengatakan, atlet, pelatih, para relawan tim hukum Wong Berani serta para mahasiswa dan warga yang hadir pada acara temu ramah ini, sangat yakin kalau Prof Ridha Dharmajaya berpasangan dengan Abdul Rani SH bakal menang.
“Sebab dari terbentuknya tim hukum Wong Berani dua bulan lalu, kami terus memantau perkembangan dan juga mengawal setiap kemana Prof Ridha bersosialisasi agar tak ada hal-hal yang tak diinginkan. Dan apa bila ada yang tak diinginkan, maka kami langsung sigap serta jika terbukti bersalah akan kami perkarakan,” pungkas Goncalwes mengakhiri.
Sementara Calon Walikota Medan, Prof Ridha di pertemuan itu Pertama-tama mengucapkan terima kasih, karena telah dipertemukan dirinya dengan para atlet dan pelatih terbaik daerah ini. Sebab menurutnya, setiap ada pilkada sangat jarang para calon bertatap muka langsung dengan pelaku olahraga yang sudah mengharumkan nama Sumut.
“Ya ini sangat bagus, sehingga saya jadi tau apa yang dirasakan para atlet. Ternyata tak cukup dengan pemberian bonus saja, tapi lapangan pekerjaan,” katanya.
Dikatakan, tapi untuk mencapai itu mari kita terlebih dahulu fokus pada tanggal 27 Nopember 2024, dimana hari itu akan dilaksanakan pemilihan walikota-wakil walikota Medan untuk lima tahun kedepan.
“Jadi saya harapkan ayo beramai-ramai kita datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPAS) untuk menentukan siapa yang berhak memimpin kota kita tercinta ini. Tapi saya percaya semua bapak/ibu, abang dan kakak serta adek-adek yang hadir di acara ini, suaranya untuk Ridha-Rani,” katanya serius.
“Sebab kalau saya diizinkan Allah memimpin Medan, maka perhatian terhadap atlet yang belum bekerja akan segera dicarikan. Sekali lagi, saya siap membantu sepenuh hati agar para atlet dapat hidup layak sebagai mana masyarakat lainnya,” tambah Ridha serius.
Disinggung pembinaan atlet, sarana dan prasarana serta dana pembinaan, ia mengatakan, di kota Medan ada beberapa fasilitas olahraga yang bisa digunakan untuk menggelar pertandingan ditambah beberapa lapangan disetiap kecamatan. Dan pembinaan regenerasi atlet juga akan terus digalakkan agar terciptanya regenerasi atlet masa depan.
“Artinya tiga item seperti pengadaan sarana dan prasana, pembinaan atlet serta mengenai penggunaan dana APBD kota Medan untuk olahraga tetap masuk dalam program kerja utama kami. Tapi kita kembali lagi harus fokus ditanggal 27 Nopember 2024 untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2 agar apa yang kita bahas di pertemuan ini, insya Allah dapat terlaksana,” pungkasnya mengakhiri karena buru-buru adanya pertemuan dilain tempat.
Sedangkan Ketua Tim Relawan Wong Berani, Wong Chun Sen mengatakan, soal olahraga di kota Medan harus lebih baik dari sebelumnya. Dan untuk memenuhi syarat itu, DPRD Medan dan pemerintah kota siap bekerja sama dengan menjalin kerja sama dengan pihak swasta agar dana CSR dapat diperoleh untuk yang dananya nanti digunakan untuk pembinaan atlet, pembenahan atau pembangunan sarana dan prasarana yang represtatif.
“Saya selaku ketua umum kick boxing kota Medan, jelas terpanggil untuk memajukan olahraga kota ini. Tapi kita harus menjagokan Ridha-Rani,” katanya.
Dan pada pertemuan yang dihadiri Ketua Tim Relawan Wong Berani, Drs Wong Chun Sen beserta Sekjend Zainuddin Lubis juga para atlet dan pelatih dari 10 cabor antara lain, Pemprov Barongsai Sumut, Persani Sumut, PJSI Sumut, Percasi Sumut, Persambi Sumut, Hapkido Sumut, Pertina Sumut, Kick Boxing Sumut, PGSI Sumut, Pabersi Sumut, PABSI Sumut serta para mahasiswa yang diakhiri dengan tanya jawab. (ayu)





