Terkait Anggaran PMI Labura, DPRD Minta Petuah PMI Sumut

Terkait Anggaran PMI Labura, DPRD Minta Petuah PMI Sumut
Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Labura foto bersama Wakil Ketua PMI Sumut, Dr H Sakhyan Asmara MSP dan pengurus lainnya, di Gedung PMI Sumut. (Foto : DPRD Labura/Hambali/Bisanews.id).

MEDAN | Bisanews.id | Komisi A DPRD Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Utara (Sumut), di Medan, Selasa (16/5/2023).

Rombongan Komisi A DPRD Labura dipimpin Arif Ripai SP (Nasdem), didampingi Wiliater Marpaung (Gerindra), Perkasa Alamsyah Tanjung SH MKn (PBB), dan H Amin Makmur SE (Golkar), serta Alsaura Mahendra Siahaan SE (Staf Komisi A).

Mereka diterima Wakil Ketua PMI Sumut, Dr H Sakhyan Asmara MSP mewakili Ketua PMI Sumut, DR H Rahmat Shah yang sedang melaksakan ibadah umrah.

Hadir Pengurus PMI Sumut, Chairil Siregar SH (Ketua Bidang Organisasi), Dr M Fitri Rahmadana SE MSi (Ketua Bidang Anggota dan Relawan), Al Amin Syahputra Pelis SH (Bendahara), dan dr Maulana Baihakhi M Biomed AIFO-K (Wakil Kepala UDD PMI Medan).

Dalam pertemuan itu, Arif Ripai menyampaikan keinginan DPRD Labura untuk memberi dukungan kepada PMI Labura agar dapat melaksanakan tugas misi kemanusiaan secara maksimal, sehingga keberadaan PMI Labura dapat dirasakan masyarakat manfaatnya.

Dia menerangkan, selama ini tidak ada kepastian soal anggaran PMI Labura, melekat pada dinas atau OPD apa? Karena itu, perlu ketegasan dan kejelasan, guna memudahkan pengajuan anggaran bagi PMI Labura.

Arif menilai, selama ini PMI Labura terkesan hanya melaksanakan kegiatan rutin perkantoran. Artinya, belum menunjukkan kinerja sebagaimana visi dan misi yang diemban PMI itu sendiri.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pihaknya berkonsultasi dan meminta masukan dari PMI Sumut, agar kemudian dapat dijadikan sebagai rujukan dalam mengajukan saran dan pendapat, termasuk mengajukan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labura. Dengan demikian, peran dan kinerja PMI Labura dapat ditingkatkan.

Arif menegaskan, Pemkab Labura perlu memberi dukungan penuh kepada PMI Labura, baik anggaran maupun penyusunan dan pelaksanaan program.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua PMI Sumut, Sakhyan Asmara menjelaskan, angaran PMI di daerah hendaknya melekat pada Dinas Kesehatan setempat. Karena, kedua unit kerja itu mempunyai irisan program yang sangat kuat.

Sakhyan juga memaparkan tentang program-program yang dapat dilakukan PMI di daerah. Selain melaksanakan tugas rutin manajemen markas, PMI juga dapat melakukan pelatihan-pelatihan relawan, pembinaan relawan di sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan tempat kerja, mengirim delegasi untuk kegiatan-kegiatan PMI di luar daerah seperti Jambore, Musyawarah Kerja dan Musyawarah Daerah PMI, sosialisasi hidup sehat terhindar dari bencana, donor darah, serta berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.

Dia menekankan, sebagai pengurus PMI, di mana pun berada, tidak boleh lepas dari ikatan untuk melaksanakan 7 Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yakni kemanusiaan (humanity), kesamaan (impartiality), kenetralan (neutrality), kemandirian (independence), kesukarelaan (voluntary service), kesatuan (unity), dan kesemestaan (universality).

“Dengan berpegang teguh kepada tujuh prinsip dasar tersebut dan melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat, maka sesungguhnya kondisi seperti itulah yang diharapkan dalam membangunan nation and character building di Indonesia dan di dunia internasional”, kata Sakhyan.

Writer: HambaliEditor: Abdul Muis