Tim Hukum Wong BERANI Ridha-Rani Gercep Hadapi Pilkada Medan

Tim Hukum Wong BERANI Ridha-Rani Gercep Hadapi Pilkada Medan
Sekjend Tim Relawan Wong BERANI, Zainuddin Lubis dan Ketua Tim Hukum Ridha-Rani, Rico Goncalwes Sirait SH, MH, CPM CRA saat menggelar rapat yang hadiri para pengurus dan anggota di Cafe Kereta Api Jalan Sena Medan; Sabtu (26/10/2024). (Poto : ayu)

Medan | bisanews.id | Akibat banyak terjadi kecurangan saat bergulirnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selama ini, maka Tim Hukum Wong Berani untuk Pasangan Calon (Paslon) No 2 untuk wali kota Medan, Prof Ridha Dharmajaya dan wakil Abdul Rani priode 2024-2029, siap melakukan gerak cepat guna mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi pada 27 Nopember 2024 mendatang.

Demikian dikatakan Ketua Tim Hukum Wong BERANI Ridha-Rani, Rico Goncalwes Sirait, SH, MH, CPM, CRA didampingi Sekretaris, Andrie Gusti Ari Sarjono SH, MH, CPM, CRA dan Bendahara, Ganda Parulian Tambunan SH, MH, pada wartawan di Medan, Sabtu (26/10/2024).

Tim Hukum Wong BERANI Ridha-Rani sebagai cawalkot Medan, sengaja dibentuk Relawan Wong BERANI dengan bertujuan untuk mengatasi berbagai kecurangan yang terjadi baik sebelum maupun saat berlangsung pesta demokrasi tersebut.

“Kita tak ingin masyarakat datang ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk memberikan suara dicurangi, karena sebuah kepentingan. Sementara Pilkada sendiri tak lain, sebagai moment perubahan positif dari pemimpin terpilih,” kata Rico yang juga Kabid Prestasi Persatuan Angkat Berat Nasional serta Ketua PERADI Sport Medan.

Rico Goncalwes yang merupakan mantan atlet cabang olahraga angkat berat dan dua kali meraih prestasi PON Kaltim 2028 dan PON Papua 2020 lalu mengatakan, setelah dikukuhkannya Tim Hukum Wong Berani, Rabu (23/10/204) lalu, ia bersama seluruh anggota terdiri dari para Advokat dan lintas sektor menggelar pertemuan untuk membentuk tim pengawasan di 21 kecamatan sesuai harapan Ketua Tim Relawan Wong Chun Sen.

“Sebab kalau tak dimulai dari sekarang, bisa saja para pendukung kontestan lainnya bergerilya lewat strategi menghalalkan segala cara,” pungkas Rico yang mengedepankan sportivitas sesuai moto olahraga mengakhiri.

Pada pertemuan yang dilangsungkan di Cafe Kereta Api Jalan Sena Medan itu, Sabtu (26/10/2024 langsung dipimpin Sekjend Tim Relawan Wong BERANI, Zainuddin Lubis.

Dikesempatan itu, Zainuddin mengatakan, pertemuan ini harus dilaksanakan mengingat waktu berjalan terus. Sebab sesuai arahan bapak Wong Chung Sen selaku ketua, seluruh anggota harus mulai bekerja guna mengetahui apa saja yang terjadi dilapangan.

“Dan kita langsung membentuk tim yang dihadiri perwakilan dari setiap kecamatan dimana nantinya harus berkoordinasi dengan membuat catatan dan dan photo sebagai barang bukti bagi Tim Hukum Wong BERAN sebagai bahan persidangan,” pungkas Zainuddin mengakhiri.

Sedangkan Sekjend Tim Hukum Wong BERANI Untuk Ridha-Rani, Andrie Gusti Ari Sarjono SH, MH, CPM, CRA menambahkan, untuk memudahkan setiap pengawas kecamatan saat memberikan info, maka kita akan membuat grup WhatApps, sehingga seluruh tim bisa mengetahui apa saja yang terjadi nantinya.

“Kita tak bisa melupakan perangkat lunak sebagai alat pemberi kabar antar pengurus. Soal apa namanya, nanti sama-sama kita pikirkan,” kata Andris serius.

Dan dengan dibentuknya Tim Hukum Wong BERANI untuk pasangan No.2 Ridha-Rani, ternyata mendapat respon positif dari lintas sektor antara lain : pakar hukum, akademisi serta pengamat olahraga Medan.

Seperti Nurmala Cihouta Ginting Manik SH & Associator dari Advokat Bersatu mengatakan, ia mendukung penuh Prof Ridha dan Abdul Rani sebagai orang nomor satu dan dua kota Medan lima tahun kedepan.

Dan apabila terpilih nantinya, kedua sosok ini harus mengutamakan kepentingan rakyat sekaligus meneruskan program positif yang tertunda karena ditinggalkan Bobby Afif Nasution yang mencalonkan diri sebagai gubernur provinsi ini keedepan khususnya mengurangi angka kemiskinan dan memperioritaskan dunia pendidikan serta kesehatan

“Sebab saya lihat Prof Ridha-Rani sangat layak jadi walikota dan wakil lima tahun kedepan. Apalagi Prof Ridha merupakan dokter ahli bedah, sudah tentu bekerja sesuai pengalaman,” katanya serius.

Dan soal Tim Hukum Wong BERANI, Nurmala menilai positif agar tak ada lagi kecurangan di Pilkada nanti. Hebatnya lagi Tim Hukum Wong BERANI meminta warga Medan juga ikut memantau pelaksanaan pesta demokrasi 27 Nopember nanti.

Sementara H Mudahar SH selaku pakar hukum mengatakan, Tim Hukum yang dibentuk Tim Relawan Wong BERANI menghadapi Pilkada kota Medan harus didukung semua pihak. Dan apa yang dibuat orang-orang muda demi berjalan mulusnya pelaksanaan Pilkada kota Medan, harus didukung semua pihak. Sebab hal ini sebagai tonggak supremasi hukum pada saat pelaksanaan pesta demokrasi ditahun-tahun mendatang.

“Jujur saya bangga pada Tim Hukum Wong BERANI, yang diketuai pelaku olahraga Rico Goncalwes Sirait SH, MH, MH, CPM CRA dimana selalu menjunjung tinggi sportifitas,” katanya serius

Sedangkan Ketua Pengprov Olahraga Hapkido Sumut, Tulus S mengatakan, mudah-mudahan Prof Ridha-Rani bisa memenangkan pemilihan nanti, dapat menjadikan olahraga sebagai lapangan pekerjaan bagi atlet berprestasi serta menyediakan sarana representatif disetiap kecamatan agar terlahir pelaku-pelaku olahraga handal masa depan. (ayu)