MEDAN | Bisanews.id | Wali Kota Medan, Bobby Nasution kembali melakukan peninjauan pembangunan Islamic Center Medan yang berlokasi di Jalan Rawe, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (26/6/2024).
Didampingi Pj Sekda Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Alexander Sinulingga, serta Camat Medan Labuhan, Khairun Nasyir Tambusai itu, Wali Kota melihat langsung proses pengerjaan yang telah dilakukan pihak pelaksana.
Bobby mengaku merasa puas, karena pihak pelaksana dapat mengejar keterlambatan pembangunan.
“Kita apresiasi karena pihak pelaksana bisa cepat mengejar pembangunan fisik Islamic Center Medan ini, saya minta kepada mereka agar pembangunan ini bisa selesai tepat waktu,” kata Bobby.
Melihat progres pembangunan yang sedang berjalan, Bobby optimis pembangunan Islamic Center Medan ini dapat selesai tepat waktu.
“Insyaallah tahun depan kita sudah bisa melaksanakan salat Ied disini,” ujar Bobby.
Bobby menjelaskan Islamic Center Medan memiliki luas lahan mencapai 22 Ha.
Dilahan tersebut dibangun Masjid dan berbagai fasilitas tambahan seperti Rumah Sakit dan bangunan penunjang kegiatan perekonomian.
“Sesuai perencanaan pembangunan yang menggunakan dana APBD hanyalah Masjid, karena itu kita membuka peluang bagi pihak ketiga dan swasta yang ingin melakukan kerjasama dengan kita untuk melakukan pembangunan Rumah Sakit, hotel maupun pusat swalayan kita persilahkan,” jelas Bobby.
Dengan melibatkan pihak ketiga ataupun swasta dalam pembangunan Islamic Center Medan ini, Bobby Nasution berharap semua masyarakat ada rasa saling memiliki dan tanggung jawab bersama untuk membangun kota Medan.
“Biar kita semua merasa saling memiliki dalam membangun kota ini,” pungkasnya.
Pembangunan Islamic Center Medan mendapat dukungan dari sejumlah masyarakat, salah satunya datang dari pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Aqil, Mahmud Shaleh.
Mahmud beranggapan Islamic Center Medan sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Apa yang dilakukan Pak Bobby sangat saya apresiasi, karena saya dengar nanti di Islamic Center itu akan dijadikan pusat pendidikan keislaman dan pembinaan. Tentu ini memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar.”kata Mahmud.
Tidak hanya sebagai pusat pendidikan keislaman, Mahmud Shaleh juga menyarankan agar Islamic Center Medan yang akan berdiri megah tersebut dapat dijadikan objek wisata islam di Kota Medan. Dirinya meyakini apabila itu dilakukan pasti akan banyak wisatawan yang berkunjung ke kota Medan.
“Kalau bisa Pak Bobby menjadikan Islamic Center ini sebagai tempat wisata keislaman juga, itu akan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin melihat pusat pendidikan islam maupun budaya islam,”harapnya.





