SERGAI | Bisanews.id | Pemerintah Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menggelar serangkaian kegiatan dan perlombaan untuk mempererat kebersamaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 tahun 2024.
Acara yang berlangsung meriah ini meliputi Gebyar Posyandu Merdeka 2024, perlombaan balita sehat, serta lomba olahan makanan sehat untuk balita sebagai upaya pencegahan stunting. Selain itu, diadakan juga perlombaan senam, turnamen sepak bola Bokiam II untuk usia 15 tahun, dan gerak jalan santai.
Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir. Indra Syahputra, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. “Kami sangat berterima kasih kepada semua panitia yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses. Hari ini, kita berkumpul untuk merayakan semangat kemerdekaan dan akan menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba,” ujar Indra saat membuka acara Winner Champion di lapangan Jalan Sena, Dusun XI, Desa Pekan Tanjung Beringin, Minggu (18/8/2024).
Antusiasme masyarakat dan peserta perlombaan terlihat jelas dengan penuhnya lapangan acara, terlebih dengan adanya lucky draw yang menawarkan berbagai hadiah menarik.
Kepala Desa Indra juga menyoroti semangat para peserta, terutama ibu-ibu yang ikut serta dalam lomba senam. “Meskipun ini pertama kalinya kita mengadakan lomba senam, namun acara ini berjalan sukses berkat kerjasama kita semua. InsyaAllah, tahun depan lomba senam ini akan menjadi agenda tahunan,” ungkapnya.
Terkait dengan turnamen sepak bola Bokiam U15, Indra menyampaikan apresiasinya kepada para manajer dari 16 tim yang telah membina para pemain hingga mencapai babak final. “Kita telah melihat antusiasme masyarakat yang mendukung penuh turnamen ini. Tahun depan, kita akan beralih dari istilah bokiam atau tarkam dan mengadakan mini soccer dengan konsep yang lebih modern, di mana para pemain akan bermain dengan menggunakan sepatu,” jelasnya.
Indra menambahkan bahwa meskipun desa belum memiliki lapangan sepak bola sendiri, pihaknya berkomitmen untuk merintis pembangunan lapangan yang nantinya dapat digunakan untuk berlatih dan bertanding. “Jangan lagi ada istilah bokiam atau tarkam, tapi mini soccer U15,” tegasnya.
Selain itu, Indra juga mengingatkan para pemain muda untuk mematuhi aturan dan mengikuti arahan manajer mereka jika ingin serius dalam dunia sepak bola. “Kalau sudah punya klub, aturan harus diikuti. Begitulah cara sebuah klub bola berfungsi,” ujarnya.
Ia juga mengikhlaskan kostum Bokiam yang sudah diberikan kepada para pemain agar menjadi inventaris kepala dusun dan digunakan dalam kegiatan persahabatan atau pertandingan di luar desa. “Jangan jadikan baju itu milik pribadi, tapi milik klub atau milik bersama,” pesannya.
Di akhir acara, Indra menekankan bahwa semua keputusan terkait pemenang lomba telah ditentukan oleh juri yang independen, dan ia berharap kritik yang ada bisa menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang. “Kami mohon maaf jika ada kekurangan dalam penilaian. InsyaAllah, ke depan kita akan terus memperbaiki dan menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan kita bersama,” tutupnya.
Acara penyerahan hadiah dimulai dengan pengumuman pemenang turnamen Sepak Bokiam U15, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah perlombaan lainnya, dan diakhiri dengan acara lucky draw yang menambah kemeriahan suasana.
Turut hadir dalam acara ini, perwakilan dari Kapolsek Tanjung Beringin, Wadan Ramil 11/TB, Ketua TP PKK Desa Pekan Tanjung Beringin Siti Aisah, para kader PKK dan Posyandu, mahasiswa KKN UNIMED, serta seluruh kepala dusun dan perangkat desa. (Herry)





