MEDAN | Bisanews | Ketua Pengurus Wilayah (PW) Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Sumatera Utara, Zahir berpesan agar seluruh Pengurus Daerah (PD) MABMI harus bersinergi dengan masyarakat supaya suku Melayu melekat di tengah-tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Zahir yang juga Bupati Batu Bara dalam sambutannya pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I PW MABMI Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra Medan, Sabtu (1/10/2022).
“Setiap pengurus-pengurus daerah MABMI agar lebih bersinergi dengan masyarakat, agar adat budaya Melayu dapat melekat di masyarakat,” ujar Zahir, seperti dirilis Dinas Kominfo Batu Bara.
Rakerwil dibuka Ketua Umum Pengurus Besar (PB) MABMI, Dato’ Seri H. Syamsul Arifin, dihadiri Sultan Deli XIV, Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam, dan Plt. Bupati Langkat, H. Syah Afandin.
Juga terlihat Ketua Pengurus Daerah (PD) MABMI kabupaten/kota se-Sumatera Utara, yakni PD MABMI Medan, Langkat, Tebing Tinggi, Asahan, Tanjung Balai, Labuhan Batu Utara, Batu Bara, dan Pematang Siantar – Simalungun, serta para Tengku dan Dato’.
Dato’ Seri H. Syamsul Arifin dalam sambutannya berharap melalui Rakerwil dapat tercipta program yang mampu membawa nama MABMI dikenal luas masyarakat, dan seluruh suku Melayu di Indonesia dapat bersatu.
“Bersatulah seluruh suku Melayu di Indonesia dan lakukan rapat ini dengan serius agar tercipta program-program yang membawa nama MABMI dikenal oleh masyarakat,” tegas Dato’ Syamsul.





