SERGAI | Bisanews.id | Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Adlin Tambunan secara resmi membuka Pemusatan Karantina Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sergai Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini merupakan tahapan akhir pembinaan sebelum para peserta bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
Dalam sambutannya, Adlin Tambunan mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil lolos seleksi dan terpilih sebagai calon Paskibraka. Menurutnya, mereka merupakan putra-putri terbaik Sergai yang telah melalui proses seleksi secara objektif, transparan, dan penuh dedikasi.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya sebuah kehormatan untuk mengibarkan bendera pada upacara kenegaraan, tetapi juga amanah untuk menjadi teladan melalui kedisiplinan, prestasi, akhlak yang baik, dan semangat nasionalisme,” ujarnya.
Adlin juga menjelaskan, pembinaan Paskibraka di Kabupaten Sergai kini berada di bawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sesuai Peraturan Bupati Sergai Nomor 36 Tahun 2022. Ia berharap perubahan tersebut mampu meningkatkan kualitas pembinaan dengan dukungan seluruh pihak.
Ia turut mengapresiasi peran orang tua, sekolah, pembina, pelatih, serta Dinas Kesehatan Sergai yang telah mendukung proses pembinaan hingga masa karantina. Kepada seluruh peserta, Adlin berpesan agar mengikuti setiap tahapan dengan disiplin, menjaga kesehatan, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Sergai, Torangto Situmorang selaku panitia pelaksana menjelaskan, seleksi Calon Paskibraka 2026 dilaksanakan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 dan Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022.
Dari 214 peserta yang mendaftar secara daring, sebanyak 149 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan 127 peserta melanjutkan ke tahapan seleksi. Para peserta kemudian mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) berbasis CAT, pemeriksaan kesehatan, seleksi parade, kesamaptaan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga tes kepribadian dan wawancara.
Proses seleksi melibatkan Badan Kesbangpol Sergai sebagai koordinator, TNI dari Yonif TP 902/Sri Paduka Gocah sebagai penguji fisik dan PBB, serta Purna Paskibraka Duta Pancasila Indonesia sebagai pendamping selama tahapan seleksi.
Pembukaan karantina turut dihadiri Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Nina Deliana Hutabarat, S.Sos., M.Si., Kadis Poraparbud Achyar, SH, MSP, Kadis Kominfo Nurchinta Depi Tambunan, S.Si., Kacabdis Pendidikan Wilayah III Salman, S.Sos., MAP, unsur TNI-Polri, pembina dan pelatih Paskibraka, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), para orang tua, serta seluruh calon Paskibraka. (MC/Her)






