SERGAI | Bisanews.id | Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serdang Bedagai bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Pemaparan Hasil Sementara Kajian dan Diskusi Penyempurnaan Temuan, Saran serta Rekomendasi Program Riset dan Aksi Pemulihan Ekosistem Pesisir Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (29/7/2026), di Aula Bapperida Kabupaten Serdang Bedagai.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Serdang Bedagai, Irfan Ramdhani, S.E., M.SP., mewakili Kepala Bapperida Romian Parulian Siagian, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, Irfan menegaskan bahwa hasil riset harus menjadi dasar penyusunan kebijakan yang implementatif, bukan sekadar menjadi dokumen ilmiah.
FGD menghadirkan narasumber dari BRIN, Koko Ondara, Amd.Kom., S.Si., M.T. dan Ulung Jantama Wisha, S.Kel., M.Sc., D.Sc., yang memaparkan hasil sementara kajian tingkat kerentanan kawasan pesisir Serdang Bedagai berdasarkan berbagai parameter ilmiah, di antaranya perubahan garis pantai, kenaikan muka air laut, geomorfologi, litologi, penggunaan lahan, dan kondisi sabuk hijau mangrove.
Melalui forum diskusi tersebut, para peserta memberikan berbagai masukan untuk penyempurnaan hasil kajian sehingga rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi acuan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam menyusun kebijakan, program, dan langkah strategis rehabilitasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan demi meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap ancaman abrasi dan perubahan iklim.
(Her)






