Bupati Darma Wijaya Sampaikan LKPJ 2025, IPM Sergai Meningkat Signifikan

Bupati Darma Wijaya Sampaikan LKPJ 2025, IPM Sergai Meningkat Signifikan
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya saat menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sergai yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sergai, Sei Rampah, Kamis (26/3/2026).

SERGAI | Bisanews.id | Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sergai yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sergai, Sei Rampah, Kamis (26/3/2026).

LKPJ ini merupakan potret capaian tahun kelima dari periode kepemimpinan Bupati H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan.

Dalam pidatonya, Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini menegaskan bahwa dokumen LKPJ disusun sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa seluruh capaian pembangunan yang diraih merupakan buah sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi program di lapangan.

Sejumlah indikator kinerja utama daerah menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sergai tercatat melonjak ke angka 74,69 poin, meningkat dari 74,15 poin pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 6,18 persen, turun signifikan dari 6,97 persen pada 2024. Pertumbuhan ekonomi juga menguat di angka 5,07 persen, yang dibarengi dengan kenaikan pendapatan per kapita masyarakat dari Rp60,7 juta menjadi Rp66 juta pada 2025.

Pemerataan ekonomi juga terlihat dari rasio gini yang membaik dari 0,242 menjadi 0,216. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,31 persen, sementara indeks daya saing daerah meningkat menjadi 3,51 poin. Di sektor tata kelola, indeks reformasi birokrasi mencapai 75,41 poin dengan kategori sangat baik, didukung nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang naik menjadi 70,79 poin.

Pembangunan fisik dan layanan publik juga menjadi sorotan utama. Pemkab Sergai sukses merehabilitasi 263 ruang kelas, membangun jalan kabupaten sepanjang 15,8 kilometer, hingga mengembangkan fasilitas publik seperti alun-alun dan gedung pemerintahan. Di sektor kesehatan, penguatan dilakukan melalui pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat serta pengadaan 155 unit alat kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman.

Sebagai lumbung pangan, Sergai mempertahankan posisi pertama dalam luas panen dan produksi padi di Sumatera Utara selama dua tahun berturut-turut (2024-2025). Prestasi ini berjalan selaras dengan capaian pelayanan publik yang meraih Kategori A (Pelayanan Prima) dengan nilai 4,58, sekaligus menjadi yang terbaik di Provinsi Sumatera Utara. Penilaian kepatuhan dari Ombudsman RI pun menempatkan Sergai di zona hijau dengan nilai tertinggi di tingkat provinsi, yakni 97,08.

Dari sisi keuangan, sebelum audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp1,87 triliun atau 97,10 persen dari target. Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan seluruh masyarakat yang terus mendukung jalannya pemerintahan. Ia berharap sinergi ini tetap terjaga demi mewujudkan visi Sergai yang Mantab: Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang, serta dihadiri oleh para Wakil Ketua dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, jajaran Kepala OPD, dan perwakilan instansi terkait lainnya.(Her)