Bupati Sergai Paparkan Inovasi Si Akang Gembul

Bupati Sergai Paparkan Inovasi Si Akang Gembul
Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, saat mengikuti Penilaian Tahap II, yaitu Tahapan Verifikasi dan Wawancara pada Ajang Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024, di Ruang Rapat Prof. R. Hadibroto, Kantor Bappedalitbang Provinsi Sumatera Utara (Provsu), di Medan, Selasa (13/2/2024). (Foto : Media Center Sergai). 

MEDAN | Bisanews.id |Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya mengikuti Penilaian Tahap II, yaitu Tahapan Verifikasi dan Wawancara pada Ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024. 

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Prof. R. Hadibroto, Kantor Bappedalitbang Provinsi Sumatera Utara (Provsu), di Medan, Selasa (13/2/2024). Penilaian ini merupakan lanjutan dari berhasilnya Kabupaten Sergai melewati Tahap I Penilaian Dokumen PPD Tingkat Kabupaten/Kota.

Pada kesempatan ini Bupati mempresentasikan inovasi Kabupaten Sergai yang dinamakan Si Akang Gembul (Sapi Ternak di Kandang Gemuk Berkumpul).

“Secara garis besar, program ini untuk mengatasi persoalan terus berkurangnya peternak sapi di Kabupaten Sergai yang berakibat defisitnya daging sapi di daerah ini. Maka, Pemkab Sergai bekerja sama dengan pihak perkebunan, para peternak sapi dan para pemodal melakukan musyawarah untuk mengatasi permasalahan ini. Dari musyawarah itu lahirlah program Si Akang Gembul,” ucapnya.

Bupati menyebutkan, Sergai memiliki potensi peternakan yang besar. Untuk itu, program Si Akang Gembul memiliki peranan penting dalam meningkatkan stok daging sapi.

Ia menuturkan, program ini punya potensi untuk menambah berat badan 0,5-0,7 kg/hari selama 6 bulan, atau sekitar 90 kg/ekor untuk sapi lokal. Sedangkan untuk sapi unggul hasil inseminasi buatan potensi penambahan berat badan kurang lebih 1 kg/hari selama 6 bulan, atau sekitar 180 kg/ekor.

“Program ini punya banyak sekali dampak positifnya bagi masyarakat. Misalnya, berkontribusi sekitar 4% terhadap produksi daging di Sergai. Selain itu, program ini menyerap tenaga kerja, meningkatkan keterlibatan kelompok milenial di bidang peternakan, dan tentunya secara ekonomis berdampak besar pada peningkatan pendapatan peternak,” ujarnya.

Menurut Bupati, program Si Akang Gembul adalah bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat, khususnya kepada peternak sapi. Dia berharap program ini dapat berlanjut dan berkembang, sehingga Kabupaten Sergai bisa mencapai status swasembada daging, bahkan bisa menyuplai kabupaten/kota di sekitarnya.

“Saya juga sangat berharap para milenial Sergai semakin cinta akan kabupaten ini dengan terus mengembangkan peternakan sapi ini secara berkelompok. Jangan berpikir tamat kuliah cari kerja. Menjadi wirausahawan, seperti peternak sapi bisa menjadi alternatif pilihan untuk masa depan. Pemkab Sergai Insyaallah akan terus membantu dan memfasilitasi masyarakat, khususnya generasi muda milenial, dalam hal apapun, khususnya hal positif untuk kemajuan masyarakat,” tandasnya.

Tahap II PPD Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024 ini diikuti 10 kabupaten/kota, di mana indikator penilaiannya yaitu pencapaian, kualitas dokumen, proses penyusunan dokumen, dan inovasi.

Turut mendampingi Bupati, di antaranya Sekdakab Sergai M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, Kadis Ketapang Sergai Kamaluddin, M.MA, dan Kepala Bappendalitbang Sergai Rusmiani Purba, SP, M.Si, serta dihadiri tim penilai, dan perwakilan Pemprovsu. (Herry)