Bupati Zahir Buka Sosialisasi Perda Tata Ruang

Bupati Zahir Buka Sosialisasi Perda Tata Ruang
Bupati Batu Bara, Zahir. M.Ap saat membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Rencana Tata Ruang Kabupaten Batu Bara Tahun 2020 - 2040. (Photo : Istimewa).

BISANEWS.ID | BATU BARA |Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Rencana Tata Ruang Kabupaten Batu Bara Tahun 2020 – 2040.

Diharapkan dengan terbitnya peraturan daerah tersebut, seluruh pihak dapat memahami peran tata ruang dalam pembangunan daerah dan peran tata ruang sejak terbitnya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

“Saya memandang Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 yang telah disahkan bersama DPRD Kabupaten Batu Bara, akan mampu menjawab segala tantangan proyek strategis nasional yang akan dilaksanakan di Kabupaten Batu Bara,” Kata Bupati Batu Bara, Zahir. M.Ap saat membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Rencana Tata Ruang Kabupaten Batu Bara Tahun 2020 – 2040, di Singapore Land City Hotel, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Senin (6/12/2020).

Ia mengatakan, pengaturan penataan ruang diselenggarakan untuk mewujudkan ketertiban dalam penyelenggaraan penataan ruang. Selain itu memberikan kepastian hukum bagi seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab, serta hak dan kewajibannya, dalam penyelenggaraan penataan ruang dan mewujudkan keadilan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan penataan ruang. Penetapan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 juga akan memberi dampak terhadap wilayah perkebunan.

“Kita telah menetapkan beberapa kawasan perkebunan yang berubah peruntukkan menjadi kawasan permukiman perkotaan, lokasi itu berada pada kawasan perkotaan kecamatan Lima Puluh dan kawasan perkotaan bagian wilayah perencanaan (BWP) selatan sekitar kawasan Kuala Tanjung,” ujarnya.

Selain itu, seluruh kawasan perkebunan yang berada di jalan arteri (jalan nasional) dikeluarkan 100 meter bagian kanan dan kiri, hal itu dimaksudkan sebagai pengembangan kawasan permukiman perkotaan yang dapat dikembangkan bidang perdagangan dan jasa.

Baca Juga:  Statement’ Awal Tahun Ketua Umum SMSI Pusat

Untuk itu Bupati Batu Bara mengingatkan kepada seluruh instansi termasuk kantor pertanahan/BPN agar memperhatikan ketentuan ini untuk seluruh perpanjangan HGU perkebunan pada kawasan tersebut.

“Saya berharap dengan penetapan peraturan daerah ini, kita memandang kepentingan yang lebih luas. Yaitu, untuk tujuan perkembangan Kabupaten Batu Bara menuju kabupaten yang sejahtera, mandiri, berdaya saing dan berbudaya serta religius,” tuturnya.

Writer : Mhd Dian Safei
Editor : Abdul Muis

Related posts