Edy Rahmayadi Pastikan Sumut Buat Masterplan Terbaik PON 2024

Edy Rahmayadi Pastikan Sumut Buat Masterplan Terbaik PON 2024
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Menpora Zainudin Amali, Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, Wali Nanggroe IX Tengku Malik Mahmud Al-Haytar, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, Ketua KONI Sumut John Ismadi memukul rapai deklarasi PON 2024.(Foto : Dok-Kominfosu/bisanews.id)

BANDA ACEH l Bisanews.id | Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memastikan akan membuat masterplan terbaik untuk penyelenggaraan PON 2024 di Sumatra Utara.

“Kita akan desain sebaik mungkin, kebutuhan event, transportasi, hotel dan lainnya,” kata Edy Rahmayadi saat Rapat Koordinasi dan Deklarasi PON XXI, Kamis (24/2/22) di Gedung Anjong Mon Mata, Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Dijelaskan, masterplan bukan hanya soal venue atau penyelenggaraan event tetapi transportasi, akomodasi dan kebutuhan lainnya. Ini bertujuan untuk membangun olahraga Indonesia, memuaskan atlet, official dan masyarakat.
Pemprov Sumut telah menyiapkan lahan sekitar 300 hektare untuk pembangunan Sport Centre juga venue yang berada di luar Sport Centre.
Untuk akomodasi , Sumut sudah menyiapkan lima hotel bintang lima di Medan, 15 bintang empat, 31 bintang tiga. 6 hotel bintang 4 di luar Kota Medan, 9 hotel bintang tiga yang berlokasi di Brastagi dan Parapat Danau Toba.

Termasuk transportasi dan fasilitas kesehatan yang cukup. Total ada 12 rumah sakit siap mendukung sukses PON Aceh-Sumut.

“Akomodasi dan transportasi di Sumut sangat memadai, sekarang kita menyelesaikan venue-venue olahraganya. Begitu juga dengan wasit, kita ingin wasit-wasit yang profesional bahkan dari luar negeri agar lebih objektif,”terang Edy.

Rakor dan Deklarasi PON XXI Aceh-Sumut turut dihadiri, Wali Nanggroe IX Paduka Yang Mulia Tengku Malik Mahmud Al-Haytar, Ketua Umum KONI Marciano Norman. Anggota DPR RI Komisi X Illiza Saaduddin Djamal ,Djohar Arifin, DPD RI Fakhrul Razi, Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis,Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, Kadispora Sumut Ardan Noor dan Kadispora Aceh Dey Yuswandi.

Sementara, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjelaskan, Provinsi Aceh juga telah mempersiapkan fasilitas dibutuhkan termasuk akomodasi dan transportasi. Aceh menyiapkan sekitar 240 hotel, wisma dan guest house di 11 Kabupaten/Kota. Sedangkan sarana olahraga ,Aceh menyiapkan arena PON dengan luas 100 hektare.

Baca Juga:  Pengungsi Afghanistan Demo UNHCR, Apa Tuntutannya?

“Total ada sekitar 8000 kamar disiapkan, kalau transportasi kita punya empat bandara, tujuh terminal bis dan enam pelabuhan,”papar Nova Iriansyah.

Menpora Zainudin Amali menekankan PON Aceh-Sumut harus lebih baik dari sebelumnya. Bukan hanya sukses penyelenggaraan tetapi juga bisa mengukur keberhasilan daerah membina atlet.

“Jangan menghalalkan segala cara untuk prestasi, kita harus menjadikan PON sebagai pengukur kemampuan daerah membina atletnya. Kita sudah batasi mutasi atlet agar ini terwujud,” ujar Zainudin.

Menpora optimis PON Aceh-Sumut sukses. Dia mengingatkan lima kesuksesanperlu dicapai dalam PON Aceh-Sumut. Sukses penyelenggaraan,sukses prestasi, sukses administrasi,sukses ekonomi dan sukses pasca event.

“Lima sukses itu harus diraih. Sering terlewat pasca event. Selama ini setelah PON venue dan fasilitas yang dibangun banyak terbengkalai. Harus dipikirkan keberlangsungannya agar tidak membebani APBD dalam perawatannya,”pesan Zainudin.

Ia juga mengapresiasi langkah Sumut mendesain Sport Centre lengkap dengan rencana bisnis agar tidak membebani APBD dalam perawatannya.
“Saya sangat apresiasi rencana dibuat Sumut untuk Sport Centrenya,”ucap Menpora.

Related posts

Program Desa Binaan Bhakti Sosial Kepada Masyarakat Bantuan Sembako