Gubsu Diminta Tak Terpengaruh Dengan Pengaduan Penganggaran Jalan Senilai Rp 2,7 T

Pemerhati Sosial Kemasyarakatan, Tunggul CE Butar-butar. (Foto: Dok-Tunggul/Bisanews.id)

MEDAN | Bisanews.id |Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi diminta jangan terpengaruh atas adanya pengaduan segelintir pihak terkait penganggaran pembangunan jalan senilai Rp 2,7 triliun.

Hal itu ditegaskan Pemerhati Sosial Kemasyarakatan, Tunggul CE Butar-butar, di Medan, Selasa (26/4/2022), menanggapi pengaduan salah satu pihak ke PTUN terkait penganggaran Rp 2,7 triliun untuk perbaikan infrastruktur jalan di Sumut.

“Pak Gub (Gubsu) jangan terpengaruh, jalan terus. Rakyat yang akan menilai apakah memang pengaduan itu mewakili kepentingan rakyat atau sekedar mencari popularitas karena mengadukan Gubernur, atau membawa kepentingan oknum yang tidak mampu bersaing dalam tender pekerjaan dimaksud,” ujar Tunggul.

Mantan aktivis mahasiswa yang akrab disapa Charles Gondrong itu menyampaikan agar Gubsu Edy Rahmayadi tetap teguh dan tidak terpengaruh pada pengaduan yang disampaikan segelintir pihak tersebut.

Dia menyatakan pengaduan pihak tertentu dimaksud ke PTUN sebenarnya hal biasa dan sah sah saja. “Tidak ada masalah, rakyat yang akan menilai,” ujarnya.

Menurut Tunggul, program percepatan pembangunan yang dilakukan Gubernur Sumatera Utara harus diapresiasi, bukan malah dicurigai.

“Harusnya pihak yang mengadukan itu mendukung dan mengawasi pekerjaan tersebut agar pekerjaan tersebut dapat dirasakan manfaatnya bagi rakyat Sumatera Utara, dan uang rakyat tidak dikorupsi,” pintanya.

Secara pribadi dirinya kecewa melihat sikap pengadu yang mengatasnamakan untuk menyelamatkan uang rakyat, sementara dana tersebut digunakan untuk mengurangi penderitaan rakyat yang selama ini mereka melewati jalan rusak.

“Kalau dia berani sampaikan juga pada rakyat Marike, Kabupaten Langkat, yang termasuk salah satu daerah yang jalannya akan diperbaiki. Sampaikan pada seluruh rakyat di 450 kilometer yang jalannya akan diperbaiki, bahwa mereka mengadukan Gubernur Sumatera Utara karena menganggarkan Rp 2,7 triliun perbaikan jalan di Sumatera Utara,” tantangnya.

Baca Juga:  LAKSi Minta Masyarakat Ciptakan Suasana Damai dan Menjaga Kamtibmascarlantas Natal dan Tahun Baru Jajaran PMJ

Jika mengatasnamakan rakyat, lanjutnya, sebaiknya proporsional, jangan segelintir lantas mengklaim sudah seluruh rakyat. “Apakah sudah dilakukan survey bahwa rakyat Sumatera Utara sepakat dengan tindakan yang dilakukan”, tanyanya.

Yuk Bayar Pajak

Related posts