Medan | bisanews.id | Kabar duka menyelimuti wartawan Sumatera Utara, khususnya yang konsentrasi dengan dunia olahraga, dengan meninggalnya salah satu wartawan senior, Bambang Nazaruddin Lubis, Senin 31 Agustus 2026.
Sosok berusia 56 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya dalam keadaan sakit di rumah Jalan Sentosa Lama Gang Tongat Kelurahan Sei Kera Hulu Kecamatan Medan Perjuangan.
Anak sulung almarhum, Bayu Lubis menuturkan bila kondisi sosok yang akrab disapa ‘Dewa’ itu mengalami sakit sejak Jumat 28 Agustus 2026 dengan kondisi kesehatannya semakin menurun hingga menghembuskan nafasnya terakhir Senin 31 Agustus 2026 pagi.
“Kondisi bapak menurun sejak Jumat 28 Agustus 2026 merasa sakit dadanya dan tidak mau dibawa ke rumah sakit. Hingga Senin 31 Agustus 2026, habis sarapan bapak kritis dan diperiksa meninggal sekitar pukul 07.30 WIB,” kata Bayu Lubis di rumah duka.
Semasa menjalani profesinya sebagai wartawan, almarhum dikenal pernah meliput di berbagai bidang. Seperti hukum dan kriminal hingga olahraga sampao akhir hayatnya.
Bahkan, saat ini almarhum tengah mempersiapkan Turnamen Catur SIWO PWI Sumut – STOK Bina Guna Medan Piala Ketua PWI 2026.
Sejumlah event olahraga level nasional sudah diliput almarhum. Antaranya PON 2012 Riau, PON 2024 Sumut-Aceh, Pekan Olahraga Pelajar (Popnas), MotoGP Sepang Malaysia, Pro Liga 2026 Seri II, Piala Kemerdekaan 2025 dan event nasional lainnya.
Almarhum juga pengurus sejumlah cabang olahraga, diantaranya Humas Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumatera Utara (Sumut).
Sekretaris PWI Sumut, HR Hamonangan Panggabean menuturkan, kepergian Dewa Lubis ini sontak para rekan sejawat almarhum karena tiba-tiba tanpa ada kabar sakit sebelumnya. Semasa hidupnya, kata pria yang akrab disapa Monang itu, almarhum dikenal aktif dan sosok yang dikenal supel.
“Duka ini menjadi duka bagi keluarga besar PWI Sumut, karena kehilangan anggota yang loyalitas. Almarhum aktif di SIWO PWI Sumut dan sudah lama konsentrasi di olahraga,”kata Monang.
Ketua SIWO PWI Sumut, Johny Ramadhan Silalahi pun mengatakan, semasa hidupnya almarhum dikenal sosok yang selalu bercanda dan selalu mencairkan suasana. Almarhum dikenal sosok yang serius dalam peliputan dan bertanggungjawab dengan kegiatan yang digelar.
“Kepergian almarhum sangat membuat kami terpukul, karena SIWO PWI Sumut sedang mempersiapkan turnamen dan almarhum panitia yang selalu update informasi,” kata Johny.
Almarhum meninggalkan seorang istri, dua orang anak dan dua cucu. Almarhum dimakamkan di perkuburan Jalan Mabar Sei Kera Hilir Kecamatan Medan Perjuangan. Selamat jalan abang, teman, sahabat, senior ‘Dewa Lubis’. (rel/ayu)






