Kapolrestabes Medan Lepas  1.132 Personel PAM TPS Pemilu 2024

Kapolrestabes Medan Lepas  1.132 Personel PAM TPS Pemilu 2024
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Teddy John Sahala Marbun SH Mhum saat memimpin apel pelepasan personel pengamanan Pemilu 2024, di Mapolrestabes Medan, Senin (12/2/2024). (Foto : Ayu). 

MEDAN | Bisanews.id |Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Teddy John Sahala Marbun SH Mhum melepas 1.132 personel Pengaman Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) Pemilu 2024 dalam upacara yang berlangsung Senin (12/2/2024), di Mapolrestabes Medan.

Kapolrestabes dalam arahannya mengatakan akan mengerahkan 1.132 personel untuk mengamankan 8.213 TPS, dengan kriteria 8.132 TPS kurang rawan, 64 TPS rawan,17 TPS khusus.

“Namun, untuk Polrestabes Medan tidak ada TPS dengan kriteria sangat rawan. Kriteria TPS diberikan karena dipandang berdasarkan TPS aman, TPS yang keberadaannya tidak ada potensi konflik, kurang rawan, dan mudah ditempuh oleh petugas PAM TPS”, kata Teddy.

TPS rawan, ujarnya, adalah TPS yang lokasinya masuk kategori berpotensi terjadinya konflik sosial, berada pada pemukiman padat penduduk dengan jumlah pemilih mendekati jumlah pemilih maksimal yang ditentukan KPU, merupakan basis salah satu paslon/calon/parpol dengan militansi cukup tinggi, adanya potensi konflik/protes warga terhadap KPPS, dan posisi TPS yang cukup jauh dari lokasi TPS lainnya.

“TPS sangat rawan, TPS yang keberadaannya secara geografis sangat sulit ditempuh, dan terpisah jauh dari kelompok TPS lainnya, memiliki sejarah konflik yang menimbulkan korban dan kerugian harta benda, aksi protes warga terhadap KPPS, berada di daerah konflik sengketa batas wilayah kabupaten/kota dan provinsi, kondisi masyarakat heterogen, dan lokasi TPS berada pada basis pendukung seluruh paslon/calon/parpol,” paparnya.

Menurut dia, pada dasarnya TNI dan Polri adalah instansi yang ditunjuk pemerintah sesuai dengan tugas pokoknya untuk mengamankan pelaksanaan pemilu di Indonesia.

“Oleh karena itu, tak bosan–bosannya kami ingatkan kepada anggota bahwa kita harus bersikap netral, tidak ada keberpihakan kepada salah satu pasangan calon ataupun partai tertentu, dan tidak terlibat dalam pengorganisasian parpol, ” ucapnya. (Ayu)

Baca Juga:  Pemkab Asahan Terus Lakukan Pembaruan Pengelolaan Keuangan