KPSU Dan Tokoh Legend Sesalkan Pemkab DS Tagih Pajak Tiket Piala AFF U-19

KPSU Dan Tokoh Legend Sesalkan Pemkab DS Tagih Pajak Tiket Piala AFF U-19
Stadion Utama Sumatera Utara di Desa Sena Kabupaten Deliserdang. (Foto : ist)

Medan | bisanews.id | Komite Perubahan Sepakbola Sumut (KPSU) menyayangkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang yang melakukan penagihan pajak terhadap penyelenggaraan Piala AFF U-19.

Menurut Wakil Ketua KPSU Syawal Malau, kebijakan tersebut kurang tepat dilakukan di tengah upaya seluruh pihak dalam menyukseskan agenda sepak bola Internasional yang sedang berlangsung di Sumatera Utara.

“Ketika Timnas Indonesia sedang berjuang membawa nama bangsa di pentas internasional, seluruh elemen pemerintah seharusnya hadir memberikan dukungan dan kemudahan. Fokus kita seharusnya adalah, bagaimana menyukseskan event ini dan memberikan semangat kepada para atlet yang sedang berjuang, bukan justru menghadirkan persoalan yang dapat menambah beban pikiran penyelenggara maupun pihak-pihak yang sedang bekerja keras menyukseskan turnamen ini,”kata Wakil Ketua Syawal Malau dalam pesan wasthap kemarin

Penyelenggaraan Piala AFF U-19 sebutn merupakan momentum penting bagi kebangkitan sepak bola Sumatera Utara.

Selain menjadi ajang olahraga bergengsi, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi promosi daerah, pariwisata, UMKM, perhotelan, hingga perekonomian masyarakat secara umum.

KPSU juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan agar agenda olahraga bertaraf internasional dapat digelar di Sumatera Utara.

“Kami sangat mengapresiasi Gubernur Bobby Nasution yang telah berupaya menghadirkan event internasional ke Sumatera Utara. Kehadiran Piala AFF U-19 bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi juga tentang membangun optimisme, menghidupkan kembali gairah olahraga, serta memperkenalkan Sumatera Utara kepada dunia. Ini adalah langkah besar yang patut didukung oleh seluruh pihak
,”ujarnya.

Karena itu, Pemkab Deli Serdang semestinya berada di garis depan untuk mendukung dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut.

Pemkab Deli Serdang seharusnya mendukung dan berkolaborasi dengan Gubernur Sumatera Utara untuk menyukseskan agenda internasional ini, bukan sebaliknya.

Ketika pemerintah provinsi sedang berupaya menghadirkan dan menyukseskan event yang membawa manfaat besar bagi daerah, maka seluruh pemerintah kabupaten dan kota semestinya menunjukkan semangat sinergi dan gotong royong.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah kerja sama, bukan langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan polemik,” tegasnya

Sementara itu ketua Tokoh dan legenda sepak bola Sumut, Petra Jaya Purba, mempertanyakan alasan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila hal tersebut dijadikan dasar dalam kebijakan penagihan pajak terhadap event olahraga internasional tersebut.

Tentu mendukung upaya peningkatan PAD. Namun, Pemkab Deli Serdang juga harus mampu memaksimalkan berbagai potensi pajak daerah yang tersedia. Salah satunya berasal dari sektor perhotelan yang cukup berkembang di wilayah Deli Serdang. (rel/ayu)