SERGAI | Bisanews.id | Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Satu unit mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1269 ZI dilaporkan terjun ke Parit Sungai Belidaan, tepatnya di Dusun I Cempedak Lobang, perbatasan Desa Cempedak Loban dan Desa Simpang Empat.
Akibat peristiwa tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Keduanya diketahui bernama Muhammad Wahyudi Rangkuti (27) dan Desi Arianti Rangkuti (30), warga Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kendaraan tersebut melaju dari arah Dolok Masihul menuju Sei Rampah. Namun setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga hilang kendali hingga keluar dari badan jalan dan terperosok ke dalam parit.
Kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah. Mobil ditemukan dalam posisi terbalik dengan roda berada di atas, sehingga menyulitkan korban untuk menyelamatkan diri.
Seorang saksi mata berinisial DK yang saat itu melintas dengan sepeda motor mengungkapkan, mobil sempat melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kejadian.
“Mobil itu awalnya berada di belakang saya, lalu mendahului dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba langsung terjun ke parit dan posisinya terbalik, ban di atas,” ujar DK.
Pasca kejadian, warga bersama tim honorer Pasukan Merah Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai segera melakukan evakuasi. Proses penyelamatan dilakukan dengan membalikkan kendaraan untuk mengeluarkan korban yang terjebak di dalam mobil.
Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.
“Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia,” tambah DK.
Petugas dari Polres Serdang Bedagai bersama unsur TNI turut berada di lokasi untuk membantu evakuasi kendaraan serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, Camat Dolok Masihul, Jimmy Purba, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan menyebut kedua korban merupakan warganya.
“Iya, benar. Kedua korban warga Pekan Dolok Masihul,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, insiden terjadi akibat pengemudi kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi. (Her)





