SERGAI | Bisanews.id |Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H Darma Wijaya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Wilayah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Provinsi Sumatera Utara (Provsu), di Kantor Bupati Sergai, Jumat (19/1/2024).
Rakor beragenda Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah dengan tema “Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Melalui Beasiswa Indonesia Emas Daerah”.
Dalam sambutannya, Darma selaku Koordinator APKASI Wilayah Sumut menyampaikan, berbagai upaya telah dilakukan APKASI untuk menjawab kesenjangan pendidikan antardaerah.
“Di antaranya melalui program pelatihan matematika dan bahasa Inggris cepat dan menyenangkan bagi guru-guru di Indonesia, dan program beasiswa ke luar negeri”, kata Darma, sembari menambahkan yang menjadi prioritas APKASI yaitu Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah yang bekerja sama dengan 21 Perguruan Tinggi Negeri di daerah.
“Program ini diharapkan dapat mewujudkan pendidikan yang lebih merata dan memfasilitasi tenaga pendidik/kependidikan serta putra-putri terbaik di daerah, untuk mengembangkan keterampilan dan akademik guna menjawab tuntutan era globalisasi yang memaksa generasi muda menguasai keterampilan dan teknologi,” imbuhnya.
Selain itu, lanjutnya, Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah ini juga selaras dengan salah satu misi pada rancangan RPJPN, yaitu transformasi sosial, menciptakan manusia Indonesia unggul untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Untuk Kabupaten Sergai sendiri, imbuhnya, sesuai program prioritas dalam RPJMD yang disebut Sapta Dambaan (Sapda), juga berkomitmen dalam pembangunan SDM dengan mewujudkan Sekolah Mantab, yaitu sekolah mandiri, terampil, asri, dan berkualitas.
Dia mengatakan, program beasiswa utusan daerah bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan program beasiswa luar negeri bekerja sama dengan Yangzhou Politechnic Institute China. Program ini sudah berjalan dari 2017 hingga 2024.
“Alhamdulillah, untuk Program Beasiswa Utusan Daerah bekerja sama dengan IPB, sebanyak 15 orang sudah menyelesaikan Program Studi Diploma dan Sarjana. Sementara untuk Program Beasiswa Luar Negri Yangzhou-China ada sebanyak 10 orang, dan baru memasuki semester 2 tahun ini. Sekalipun SMA sederajat dan perguruan tinggi bukan kewenangan kabupaten, namun kami tetap memprioritaskan pendidikan di seluruh tingkatan sebagai target kinerja kabupaten,” ujarnya.
Ditambahkannya, pembangunan dan peningkatan kualitas SDM di daerah merupakan fondasi dasar bagi masa depan daerah yang cemerlang.
“Semoga Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah ini berjalan sukses dan mampu melahirkan generasi muda di daerah yang terampil, yang di masa depan akan menjadi agen perubahan bagi pembangunan daerahnya. Hal ini tentu saja dapat terwujud dengan komitmen, sinergi dan kerja sama APKASI, Pemerintah Daerah selaku anggota APKASI, perguruan tinggi negeri dan mitra terkait”, pungkasnya.
Hadir Wabup Sergai H Adlin Tambunan, Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dr. Himmatul Hasanah, MP, Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy, Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, para Bupati selaku Dewan Pengurus APKASI, Dewan Penasihat Program Beasiswa Indonesia Emas Prof. Dr. Ir. Budi Prasetya Widyobroto, Penanggung Jawab Pelaksana Program dan Tim Konsorsium Program Beasiswa Indonesia Emas, Tollaal Badru, M.Pd, para Sekdakab se-Sumut, para Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, Kepala BKPSDM, dan Kabag Kesejahteraan Rakyat di lingkungan Pemkab se-Sumut. (Herry)





