MEDAN | Bisanews.id |Pemko Medan mengajak warga berjihad, dengan cara turut menjaga situasi dan kondisi yang aman serta damai, agar program pembangunan bisa berjalan lancar.
Ajakan ini disampaikan Kabag Kesra Setdako Medan, Abu Kosim, mewakili Wali Kota Medan, Bobby Nasution, pada Safari Jumat di Masjid Muslimin, Jalan Sei Batang Serangan, Medan, Jumat (15/12/2023).
“Ini adalah bentuk upaya kita berjuang untuk menjadikan Medan kota yang penuh berkah, maju, dan kondusif,” kata Kosim.
Dalam kegiatan yang dihadiri Kakankemenag Impun Siregar, Ketua BKM Muslimin H. Miftahuddin Murad, dan jemaah masjid, Kosim menyampaikan, jika ada pihak yang menganggap jihad identik dengan kegiatan terorisme, artinya orang tersebut memaknainya dari cara pandang yang salah. Karena, Islam tidak pernah mengajarkan umatnya melakukan teror untuk meraih tujuan.
Di Indonesia yang aman dan damai, lanjutnya, para mujahidin bisa ditemukan pada diri anak yang menjalani pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik.
Para hafiz, ujarnya, juga bisa dikategorikan sebagai mujahid, karena mereka sedang berjuang menjaga tegaknya Islam di muka bumi.
“Prinsip man jadda wa jadda atau siapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasil yang diiinginkan, merupakan bentuk jihad,” ucapnya.
Dalam Safari Jumat ini, Pemko Medan menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain dana bantuan rumah ibadah sebesar Rp50 juta, bantuan sosial sebesar Rp10 juta, satu set meja ping pong, rak buku, dan tanaman hidroponik.
Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan pelayanan pengurusan adminduk. (ayu)





