PSMS Vs Sada Sumut FC, Pelatih Ungkap Sisi Negatif Dan Positifnya

PSMS Vs Sada Sumut FC, Pelatih Ungkap Sisi Negatif Dan Positifnya
Pemain PSMS Medan sedang berlatih untuk menghadapi Liga 2, di salah satu lapangan sepak bola, beberapa waktu lalu. (Foto : PSMS Medan). 

MEDAN | Bisanews.id |PSMS Medan akan melakoni laga perdana Liga 2 dengan bertandang ke markas Sada Sumut FC di Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam pada 16 September mendatang.

Sementara bagi Sada Sumut FC, laga kontra PSMS Medan menjadi laga kedua, setelah pada laga perdana, Minggu (10/9/2023) nanti bertandang ke markas Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang.

Pelatih PSMS Medan, Ridwan Saragih tak menampik adanya keuntungan bagi timnya dalam menghadapi Sada Sumut FC nanti.

Namun, katanya, dua pertandingan pra musim yang mempertemukan kedua tim menjadi modal penting bagi pelatih dan pemain.

“Pelatih akan menyiapkan timnya, mereka sudah pernah berhadapan dengan kita dua kali. Dari situ pelatih bisa menganalisa kekuatan lawan, dan menghadapi kita merupakan pertandingan kedua bagi mereka (Sada Sumut FC),” ujar Ridwan Saragih, Jumat (9/9/2023), di Medan.

Ridwan menilai, selain sisi positif, ada pula sisi negatif yang kemungkinan muncul jelang laga Sada Sumut FC vs PSMS Medan. Menurutnya, sisi negatif yang bisa saja muncul tetap harus diantisipasi, kendati tidak menyebutkan detailnya.

Menurut dia, hasil dua bentrok kedua tim pada kompetisi pra musim bisa menjadi modal bagi Sada Sumut untuk tampil lebih baik.

Tim pelatih dan pemain Sada Sumut, terangnya, tentu tak ingin mengulangi kesalahan yang menyebabkan Aidun Sastra Utami dkk kalah di dua laga. Apa lagi, kedua laga berlangsung sengit. Kendati PSMS Medan menang, namun dengan skor tipis (1-0 dan 2-0).

“Ada positif dan negatif, ada keuntungan bagi kita, ada kerugian bagi kita. Tentu harapan kita yang erbaik. Bagi suporter pendukung, kita mohon doa agar bisa maksimal di pertandingan pertama,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PT Kinantan Medan Indonesia, Andry Mahyar menilai, selain tim Lig 2 asal Sumatera, Sada Sumut FC merupakan rival yang cukup kompetitif di Liga 2.

Baca Juga:  Songsong PON 2024, PGSI Sumut Perbanyak Pertemuan Atlet

“Tidak hanya tim Liga 2 asal Sumatera lainnya, dua tim asal Sumut, Sada Sumut dan PSDS juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Di turnamen pra musim Gubsu Edy Rahmayadi Cup 2023 kita sudah lihat kekuatan mereka, mereka tim kuat,” kata Andry.

Writer: AyuEditor: Abdul Muis