Rico Goncalwes : Anak Kolong Yang Berani Tapi Tetap Santun

Rico Goncalwes : Anak Kolong Yang Berani Tapi Tetap Santun
Dr (c) Rico Goncalwes Sirait, SH, MH, CPM, CRA. (Foto : ayu)

Medan | bisanews.id | Dr (c) Rico Goncalwes Sirait, SH, MH, CPM, CRA, nama yang sudah tak asing ditelinga masyarakat olahraga di Sumatera Utara bahkan Nasional.

Sosok Inspiratif dan berdedikasi tinggi ini kalau dilihat dari titel yang disandangnya, berarti orangnya pekerja keras dan ulet.

Apalagi dia selalu menyandang prinsif “Apa Yang Dipanen Hari Ini, Taklah Ditanan Semalam”. Artinya tak terlepas dari berbagai perjuangan.

Rico Concalwes Sirait yang dikenal sebagai sosok yang aktif dan berdedikasi dalam berbagai kegiatan terkhusus dalam hal membela orang-orang lemah, telah menjadi contoh baik bagi generasi muda yang ingin meraih hasil positif.

Ini Ceritanya

Setelah lulus dari SMA di kota pelajar Padang Sidimpuan, Rico Goncalwes Sirait anak pertama dari 3 bersaudara dari pasangan Purnawiraan TNI AD Lasman Sirait dan ibu Lasria Sitorus yang merupakan pensiunan guru ini, ternyata tak betah berada kota yang membesarkan dirinya.

Ia lebih ingin keluar dari kampung halaman guna menambah jam terbang serta menimba ilmu di perguruan tinggi terkhusus dibidang hukum.

Rico Goncalwes : Anak Kolong Yang Berani Tapi Tetap Santun
Saat Rico Goncalwes Sirait, SH, MH, CPM, CRA berpidato setelah terpilih menjadi ketua umun Pabersi Sumut. (Foto : ayu)

Tapi sebelum mencoba keberuntungan itu, terlebih dahulu mantan atlet peraih medali angkat berat di PON Jabar dan Riau ini sempat mengikuti tes tentara sampai tiga kali agar bisa meneruskan jejak sang ayah yang merupakan anggota TNI Angkatan Darat.

Namun apa daya, selama tiga kali mencoba, Rico yang juga menyandang Dan 2 cabor taekwondo ini selalu gagal untuk bisa menjadi pembela negara Indonesia. Mungkin Tuhan berkata lain untuk Rico Goncalwes Sirait.

Dari kegagalan itulah, membuat keinginannya menuju kota Medan untuk menambah pengalaman semakin memuncak. Lalu perjalananpun dimulai.

Sesampainya di Medan, Rico Goncalwes menetap dirumah keluarga. Lalu ia melihat kehidupan sesungguhnya itu ada di setiap kota besae. Sebab lebih banyak tantangan, sehingga terpacu untuk dicoba.

Tapi agar tak tertinggal dari dunia pendidikan, maka dimulai dengan mendapftarkan diri sebagai mahasiswa baru mengambil ilmu hukum di Universita HKBP Nomensen Medan.

Lalu sebagai mahasiswa, pastilah Rico menghadapi berbagai lika-liku, sehingga menjadi seorang pemuda yang kritis tapi bertanggung jawab. Sampai-sampai ia menjadi inspirasi bagi banyak teman-teman kampus lewat kerja keras, dedikasi, dan komitmen terhadap apa yang ditekuni.

Selain itu, ia juga dikenal peduli terhadap lingkungan sosial dan sering terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan.

Rico Goncalwes : Anak Kolong Yang Berani Tapi Tetap Santun
Ketua Umum PABERSI Sumut, Dr (C) Rico Goncalwes Sirait, SH, MH, CPM, CRA saat menyerahkan SK kepada Ketua Pabersi Samosir Fernando Sitanggang. (Foto : ist)

“Bagi saya, hidup bukan hanya tentang kesuksesan pribadi, tetapi juga tentang bagaimana bisa bermanfaat bagi orang lain dan harus tetap santun dimanapun berada,” kata Rico Goncalwes Sirait selaku Ketua Umum Pengprov Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Sumut ini serius saat ditemui di Medan, Jumat (3/4/2026).

Lewat pemikiran itulah, tanpa henti Rico terus melakukan trobosan-
terobosan positif selain mendalami ilmu bidang hukum.

Dan salah satu terobosan positif yang tanpa disadari Rico Goncalwes adalah, ikutnya ia berlatih otot sebagai atlet angkat berat yang awal mulainya diajak salah seorang teman. Hal itu dilakukan mengingat darah olahraga sangat kental didalam dirinya agar tak hilang begitu saja.

“Karena dekat dengan lokasi kampus, lalu saya mencoba berlatih menjadi seorang atlet yang mana waktu itu masih di bawah bendera Persatuan Angkat Berat/Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) di Jalan Hitam Medan
,”ucap Rico
.
Lalu karena serius berlatih usai pulang dari kampus, iapun dilirik untuk dipersiapkan menghadapi event olahraga bertaraf provinsi. Dan diajang itu, ia tampil gemilang sehingga bisa tampil di PON Riau dan Jabar beberapa tahun silam lewat torehan medali perak.

Maka setelah PABBSI pecah menjadi tiga badan, kembali Rico membuat gebrakan agar cabang olahraga angkat berat tidak langsung hilang akibat kesombongan.

“Saya tak ingin cabor angkat berat hilang setelah berdiri sendiri, maka saya mengumpulkan orang-orang
yang bisa membesarkan olahraga ini untuk mendirikan kepengurusan pusat di Jakarta. Setelah itu, baru saya membentuk kepengurusan di Sumut,” ucapnya yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bid Organisasi PB PABERSI Pusat ini lagi.

Selain itu tambah Rico, ia juga mendirikan Gonzales Gym sebagai sarana berlatih para atlet daerah ini agar saat berlaga tak kalah saing dengan para pelaku olahraga provinsi lain di Indonesia.

Tapi Rico Goncalwes tak lupa diri atas prestasi yang diraih, ia malah terus melanjutkan kuliahnya sampai ia berhasil meraih gelar seperti yang dituliskan di atas dengan baik.

Dan yang paling istimewa adalah, berhasilnya Rico Goncalwes membentuk kepengurusan di PON PABERSI di NTT selaku tuan rumah agar bisa mempertandingkan cabor angkat berat pada PON XXII/2028 nanti.

Selain itu, keseriusan Rico Goncalwes juga dibuktikan dengan membentuk kepengurusan PABERSI di 23 kabupaten kota di Sumut sebagai bentuk persyaratan yang ditetapkan KONI Sumut untuk bisa berlaga di Porpovsu 2026.

Rico Goncalwes : Anak Kolong Yang Berani Tapi Tetap Santun
Ketua umum Pengprov Pabersi Sumut, Dr Rico Goncalwes Sirait, SH, MH, CPM, CRA., Sekum Pabersi Sumut, Herlin Susanti Siahaan dan Wakil Ketua Umum I KONI Sumut, Bambang K. Wahono SH serta Ketua POGTI Sumut, Doni Damanik foto bersama dengan pengurus lainnya diacara buka puasa bersama di Pancing Indah Kupie, Senin (9/3/2026) malam. (Foto : ist)

“Ini sebuah keajaiban dari Tuhan. Bagi saya ini perjalanan. Saya yakini memang sudah dirangkai. Sebab detik-detik terakhir kita dapat kabar Angkat Berat yang diusulkan tuan rumah NTT masuk dalam katagori Cabor World Games di PON XXII/2028 msndatang. Begitu juga kabupaten kota di Sumut melakukan masyawarah untuk membentuk kepengurusan,” katanya penuh semangat.

Rico juga mengapresiasi kerja keras semua pengurus yang ikut memperjuangkan Angkat Berat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di PON.

Dalam kesempatan itu, Rico pun semakin yakin, PABERSI Sumut di bawah komandonya bisa menyumbangkan medali emas di ajang multi-olahraga empat tahunan tersebut.

“Target kita adalah, Sumut bisa menyumbangkan minimal dua medali emas di PON 2028 nanti. Makanya ayo mari kita lebih serius agar target yang dicanangkan dapat melebihi nantinya,” harapnya

“Makanya agar atlet angkat berat diminta lebih giat berlatih baik ditingkat kabupaten dan provinsi bahkan nasional dan untuk mencapai itu, kita juga menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) agar KONI Sumut dan Pusat melihat keseriusan PABERSI Sumut,” ucap ayah dari tiga putri ini serius.

Menurutnya, seperti di tahun 2026 ini saja, berbagai kegiatan siap dilaksanakan seperti, Kejurda angkat berat dan penataran wasit, yang mana biayanya selalu ditanggung oleh Pengprov PABERSI Sumut diawal dimana akan dibantu KONI Sumut dan Medan.

“Hidup saya di olahraga selain berprofesi sebagai advokat. Jadi demi memajukan olahraga khususnya angkat berat, saya harus berani berbuat walau nantinya msndapat suport dari induk top olahraga daerah ini,” tambah Rico lagi.

Dan sangkin gilanya pada olahraga, Rico Goncalwes juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia (POGTI) Sumut.

“Mengapa saya mau menjadi ketua POGTI daerah ini, sebab saya sudah melihat antusias olahraga masyarakat yang bernaung di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumut ini sangat banyak peminatnya. Contohnya saja, setiap ada event sangat banyak peminatnya, sehingga dalam waktu dekat juga akan menggelar kejurda yang bakal diikuti 12 pengurus cabang,”pungkasnya mengakhiri.
(ayu)