MEDAN | bisanews.id | Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Robi Barus, SE, M.A.P menyambut baik Hari Sumoah Pemuda yang mana memperingatinya merupakan salah satu momentum bersejarah yang menjadi tonggak lahirnya semangat persatuan di kalangan anak muda.
Kini, 97 tahun setelah ikrar itu diucapkan, makna Sumpah Pemuda terus berkembang seiring perubahan zaman dan tantangan generasi muda.
“Semangat Sumpah Pemuda tidak lagi hanya dimaknai sebagai seruan untuk bersatu dalam kebangsaan, tetapi juga sebagai dorongan untuk berinovasi dan beradaptasi di tengah derasnya arus teknologi dan globalisasi,” tegas Politisi PDI Perjuangan Kota Medan Robi Barus kepada wartawan, Selasa (228/10/25).
Dikatakan di era yang serba cepat dan digital saat ini, semangat Sumpah Pemuda tidak lagi hanya dimaknai sebagai seruan untuk bersatu dalam kebangsaan, tetapi juga sebagai dorongan untuk berinovasi dan beradaptasi di tengah derasnya arus teknologi dan globalisasi.
“Saya memandang Sumpah Pemuda sebagai sumber inspirasi untuk terus berkarya,” ucapnya.
Sehingga dengan penguasaan ilmu pengetahuan dibarengi akhlak yang mulia, tentunya mengwujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
Lebih lanjut, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini juga memuji keputusan Kapolrestabes Medan, Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., yang mengintruksikan seluruh jajarannya yang bertugas dilapangan menggunakan cara yang struktur demi menjaga keamanan di kota Medan sekitarnya.
“Sebab tingkat kejahatan di kota terbesar nomor dua di Indonesia ini sudah melampui batas. Apalagi kebanyakan pelaku begal itu rata-rata generasi muda,” ucap Robi tegas.
Jadi tambah Robi, ia berharap kepada bapak Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H lakukanlah yang terbaik agar para generasi muda harapan bangsa ini sadar dan tidak lagi melalukan kejahatan yang dapat merugikan dirinya sendiri di kedepan hari.
“Saya rasa selaku penegak hukum dan pembasmi kejahatan, Kapolrestabes Medan lebih mengetahuinya,” pungkasnya mengakhiri. (ayu)





