Sempat Viral, Pernyataan Nek Ramlah Minta Air Ke Presiden Ternyata Settingan

Sempat Viral, Pernyataan Nek Ramlah Minta Air Ke Presiden Ternyata Settingan
Kabid Cipta Karya Dinas PUTR Sergai, Teguh Pane, mengunjungi Ramlah di kediamannya, Rabu (13/9/2023). (Foto : Darmawan/Herry/Bisanews.id).

SERGAI | Bisanews.id | Ramlah (74), warga Dusun IV, Desa Makmur, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendadak terkenal setelah pernyataannya minta bantuan air bersih ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) diterbitkan di media online, berikut videonya yang diposting di salah satu akun Instagram, viral.

Saat dikunjungi di kediamannya, Rabu (13/9/2023), sang nenek mengaku kaget mengetahui pernyataannya itu viral, sehingga banyak utusan dari pemerintah yang mendatangi rumahnya.

Ramlah mengaku, dia memang pernah memberikan pernyataan meminta bantuan air bersih ke Presiden Jokowi kepada salah satu media online.

Namun, ujarnya, pernyataannya di video berdurasi sekitar 1 menit 5 detik itu hanya settingan oknum tertentu, bukan atas kemauannya sendiri.

Ramlah bercerita, ketika itu dirinya didatangi dua pria yang menanyakan kebutuhan air bersih. Dia bersama beberapa warga lain diajari untuk meminta bantuan air bersih kepada Presiden Jokowi.

“Aku diajari suruh bawa gayung dan bicara minta bantuan Presiden Jokowi untuk beri air bersih. Yang lain disuruh pada takut semua. Aku pun tidak tahu maksudnya apa”, papar Ramlah.

Ramlah mengaku, dia dan para tetangganya memang membutuhkan air bersih. Pasalnya, untuk mendapatkan air bersih buat minum dia terpaksa harus mengambilnya di musala yang tak jauh dari rumahnya.

“Untuk kebutuhan minum saya ambil dari musala, untuk mandi, cuci memakai air dari sumur dangkal yang ada di dekat rumah”, tuturnya, seraya berharap air dari PAM Simas dapat tersalur sampai ke rumahnya.

Sementara Kepala Desa Makmur, Saprik, kepada wartawan mengatakan, di desanya telah ada dua PAM Simas yang dibangun dari dana APBN. Selain itu, ada empat titik sumur bor dari anggaran dana desa.

Terkait hal ini, kata Saprik, masyarakat khususnya di Dusun IV memang membutuhkan air bersih, namun bukan krisis air bersih.

Baca Juga:  Sambut Imlek, Pewarta Gelar Bakti Sosial

“Sejauh ini warga saya tidak ada krisis air bersih. Warga bisa mengambil air bersih dari sumur bor program dana desa maupun dari rumah ibadah”, jelas Saprik.

Kepala Dinas PUTR Sergai, Johan Sinaga, melalui Kabid Cipta Karya, Teguh Pane, mengatakan, saat dilakukan pengecekan, pipa PAM Simas memang tidak menjangkau ke Dusun IV.

Karena itu, ujarnya, Pemkab Sergai akan membangun sarana air bersih yang akan disalurkan langsung ke rumah warga, sehingga masyarakat tak perlu lagi keluar rumah membawa wadah untuk mengambil air bersih.

“Semoga program ini berjalan lancar hingga warga tidak perlu lagi keluar rumah untuk mengambil air bersih. Sejauh ini warga harus keluar rumah untuk mengambil air bersih untuk minum dan masak”, papar Teguh.

Writer: HerryEditor: Abdul Muis