Siap-siap! Tahun Depan Pelajar Hingga Penjaga Sekolah akan Di-tes Urine

Siap-siap! Tahun Depan Pelajar Hingga Penjaga Sekolah akan Di-tes Urine
Keterangan photo : Tenaga pendidik (guru) saat dilakukan pemeriksaan tes urine. (Photo : Istimewa).

BISANEWS.ID | BATU BARA |

Pemerintah Kabupaten Batu Bara bara melalui Dinas Pendidikan akan melakukan deteksi dini terhadap penyalahgunaan obat terlarang dan narkotika, khususnya kepada tenaga pendidik (guru).

Pada tahun depan tak hanya tenaga pendidik (guru), Dinas Pendidikan akan menargetkan tenaga kependidikan mulai dari bagian tata usaha, penjaga sekolah hingga pelajar untuk menjalani tes urine.

“Ini merupakan hal yang sangat positif. Sebab, membicarakan pendidikan yang berkarakter, harus dimulai dari tenaga pendidik (guru). Ini juga merupakan penguatan terhadap Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi P4GN,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus saat pelaksanaan tes urine di UPTD SMP N 1 Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Jumat (3/12/2021).

Ilyas menekankan pelaksanaan tes urine adalah salah satu strategi pencegahan atau diteksi dini, dan bukanlah mencari kelemahan dan kesalahan guru.

“Sekali lagi saya pastikan, ini bukan mencari kelemahan maupun kesalahan. Kita hanya ingin memberikan bantuan atau deteksi dini kepada kawan-kawan guru di Kabupaten Batu Bara,” katanya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batu Bara AKBP Zainuddin mengatakan kegiatan ini sesungguhnya dalam upaya untuk meminimalisir penanggulangan narkoba. BNN tidak hanya menggunakan pendekatan demand reduction melalui rehabilitasi, pencegahan, dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menggunakan pendekatan supply reduction dengan sasaran bandar dan pengedar.

Jika nanti ditemukan tenaga pendidik yang positif mengkonsumsi narkoba, sesuai kesepahaman dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, yang bersangkutan tidak akan dibawa ke ranah hukum. Tetapi pihaknya melakukan assesment dan pembinaan bersama.

“Dari 421 tenaga pendidik yang telah dilakukan tes urine, ada 3 orang dinyatakan positif. Namun setelah dilakukan assesment, mereka hanya menggunakan denso. Denso adalah jenis obat-obatan tetapi tidak termasuk dalam jenis narkotika,” jelasnya.

Baca Juga:  Wali Kota Medan Gercep Antisipasi Penyebaran Omicron

Sementara, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Nibung Hangus, Muhammad Syukur menanggapi positif kegiatan tes urine. Menurutnya, betapa bahayanya narkoba terlebih untuk generasi penerus bangsa.

“Kalau mereka terindikasi penyalahgunaan narkoba atau memakai obat terlarang, betapa hancurnya masa depan anak didik kita di Kabupaten Batu Bara. Untuk itu kita dukung pelaksanaan tes urine ini,” tuturnya. (Mhd Dian Safei).

Related posts