Supriadi Gunakan UHC JKMB Untuk Persalinan Istrinya

Supriadi Gunakan UHC JKMB Untuk Persalinan Istrinya
Wali Kota Medan, Bobby Nasution memberikan keterangan pers pada acara Launching UHC JKMB, di Medan, 1 Desember 2022 lalu. (Foto : Pemko Medan/Ayu/Bisanews.id).

MEDAN | Bisanews.id | Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) yang diberlakukan pada 1 Desember 2022 lalu, telah dirasakan manfaatnya oleh Supriadi, warga Medan Labuhan.

Supriadi yang ditemui, Senin (3/4/2023), di Medan, mengaku, dia sangat terbantu dengan adanya program UHC JKMB. Sebab, dia dapat membawa istrinya, Erawati, ke rumah sakit untuk bersalin.

“Program UHC JKMB ini sangat bermanfaat. Kemarin, di saat istri hendak bersalin saya tidak berani membawa ke rumah sakit, karena BPJS yang saya miliki menunggak lama. Namun, setelah mengetahui program UHC JKMB saya beranikan diri membawa istri, ternyata dilayani baik dengan pihak rumah sakit. Istri saya pun dalam menjalani persalinan dengan lancar,” kata Supriadi.

Menurutnya, program yang dicanangkan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, itu benar-benar sangat membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Saya berterima kasih kepada Wali Kota Bobby Nasution. Program UHC JKMB ini sudah membantu keluarga yang kurang mampu termasuk keluarga kami,” ujarnya.

Untuk diketahui, Program UHC JKMB telah meraih penghargaan UHC Award dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Penghargaan itu diterima Wali Kota Medan diwakili Wakil Wali Kota Aulia Rachman, di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (14/3/2023) lalu.

UHC Award diberikan karena Kota Medan dinilai berhasil mencapai jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melebihi 95 persen dari jumlah penduduknya.

Berdasarkan data dari Dashboard JKN per 1 Maret 2023, capaian UHC Kota Medan sebesar 2.434.358 jiwa, atau 96,33 persen dari 2.527.050 jiwa penduduk Kota Medan.

Perinciannya, 666.100 peserta berasal dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui pendanaan APBN, 537.078 dari PBI melalui pendanaan APBD.

Baca Juga:  Pemkab Batu Bara Dukung Pengembangan Atlet Sepeda

Kemudian, 702.010 Pekerja Penerima Upah (PPU), 458.457 Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU/pekerja informal) dan 70.713 Bukan Pekerja (BP) yang terdiri dari investor, pemberi kerja, veteran, perintis kemerdekaan, dan pensiunan.

Writer: AyuEditor: Abdul Muis