MEDAN | Bisanews.id | Setelah memasuki tahun ke-4 melakukan penyembelihan hewan kurban, maka tahun depan alumni SD Islam Azizi 84 Medan merencanakan akan menambah dua atau tiga ekor hewan kurban.
Demikian disampaikan oleh Ketua Alumni SD Islam Azizi Angkatan 84 Medan, Yudi Budiarto SE didampingi Sekretaris Indra Dharma ST dan Bendahara Hj Hanni Hayati S.Ag saat ditemui di Medan, Rabu (19/6/2024).
Penambahan itu, katanya, diupayakan dari teman-teman alumni yang sudah atau belum sama sekali berkurban untuk alumni. Sebab semakin bertambah, akan menjadi contoh bagi alumni dari Perguruan Islam Azizi lainnya selain SD angkatan 84.
Dikatakan, pihaknya sudah empat kali melakukan pemotongan hewan kurban sejak terbentuknya alumni sejak 2019 silam.
“Memang awalnya kita memotong hewan kurban hanya seekor kambing, namun memasuki tahun kedua hingga tahun ke 5 yairu saat ini, ada peningkatan dengan memotong hewan kurban berupa lembu,” katanya.
Menurutnya, untuk menciptakan penambahan itu, pengurus terus mendata seluruh sahabat alumni SD Islam Azizi 84 untuk berpartisipasi.
“Untuk itulah diharapkan dari semua teman alumni agar segera memberi kabar kepada bendahara kita Ibu Gajah Hanni Hayati biar dicatatnya nama para peserta agar ada penambahan hewan kurban. Dan soal berapa dikenakan, sudah pasti Rp 2.200 ribu perorang,” ucap Yudi.
Seperti tahun ini, kita memotong satu hewan kurban lembu di kediaman Sekretaris Alumni SD Islam Azizi 84 Medan, Indra Dharma yang beralamat di Jalan Sidomulyo Gg Karya Sejahtera Dusun 4 Pasar 9 Tembung.
Apalagi tambah Indra, selama ini setelah ditimbang dan dibungkus daging kurban selalu dibagikan pada sahabat yang bermukim di Medan sekitarnya. Sedangkan sahabat yang bermukim diluar Medan tak pernah dilupakan, selalu diberi daging kurban.
“Tapi yang terdata, kalau yang tak terdata bagaimana mau diberi. Seperti ada namanya di grup, namun rasa pedulinya pun tak ada sama sekali bagaimana mau diberikan,” kata Indra.
Sementara Hanni mengharapkan semua sahabat alumni agar lebih meningkatkan tali silaturahmi sehingga persahabatan ini bisa terjaga sampai kapanpun.
“Ya selain kita melakukan pertemuan dua bulan sekali, kegiatan saling kunjung dan kurban tetap dilakukan sebagai program kerja. Jadi yang belum bergabung, segera bergabung dan yang sudah diminta lebih insten dalam setiap pertemuan,” kata Hanni.





