Timsus Jatanras Polrestabes Medan Tembak Pelaku Begal Sadis

Foto : Dua tersangka begal serta barang bukti sepeda motor, handpone dan gunting. (Foto : Pewarta/Bisanews.id)

MEDAN I Bisanews.id I Timsus Jatanras Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, menembak pelaku begal sadis yang sering beraksi di Jembatan Layang Brayan, Jalan Cemara, Kota Medan.

Pelaku inisial MRR alias Ridho (29) warga Jalan Brayan Bengkel, Kota Medan ditembak pada bagian kakinya, karena melawan petugas dan mencoba melarikan diri saat pengembangan mencari pelaku lain dan barang bukti.
Sementara pelaku Ilham (26) warga Jalan Purwosari Gang Buntu II No. 55 Medan, juga turut diamankan Timsus Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko melalui Kasat Reskrim Kompol Dr M Firdaus SIK MH, menjelaskan, kedua pelaku melakukan aksi begal sadis terhadap dua orang. Korban pertama M Irozi Arlifardhan Siregar dan Farel Maulana sedang melintas di Jembatan Layang Brayan dengan mengendarai sepeda motor honda beat warna hitam plat BK 2260 AFJ.

Kedua pelaku dan kawan-kawannya menuduh korban telah mengenai mata pelaku dengan api rokok dari korban, sehingga pada saat itu pelaku meminta pertanggungjawaban dari korban.
“Di sini, pelaku langsung mengambil handphone milik kedua korban, OPPO A16 dan Xiomi 56A sambil menodongkan sajam jenis pisau ke arah korban,”kata Kasat Reskrim, Selasa (4/1/22).

Kemudian korban melaporkan kejadian yang menimpa kepada
om (Pakciknya). Lalu membuat pengaduan ke Polrestabes Medan dengan Laporan Polisi Nomor : STTLP/2766/XII/2021/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut, tanggal 18/12/2021.
Usai menerima laporan itu, lanjut Kasat, dilakukan serangkaian penyelidikan, Timsus Subnit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Pada Jumat, 31 Desember 2021 sekira pukul 01.00 WIB, Timsus mengamankan Ridho saat berada di Jalan Pematang Pasir.

Ketika di introgasi Ridho mengaku aksinya itu dilakukan bersama dengan teman-temannya, Ilham dan Panus.
Timsus Jatanras bergerak menuju rumah Ilham dan berhasil menangkapnya serta mengamankan barang bukti sepeda motor Mio M3 yang digunakan pelaku pada saat melakukan kejahatan.

Baca Juga:  Polsek Medan Timur Kembali Gelar Vaksinasi, Targetkan 500 Dosis

“Saat mau pengembangan mencari Panus, tersangka Ridho melakukan perlawanan terhadap petugas dan mencoba melarikan diri, personel sigap melakukan tembakan peringatan akan tetapi tersangka tetap lari dan personel melakukan tindak tegas dan terukur mengenai kaki pelaku,”terang Firdaus.

Selanjutnya, membawa Ridho ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan pengobatan. Dan pelaku dibawa ke Sat Reskrim Polrestabes Medan, guna penyidikan lebih lanjut.

Kepada Polisi, Ridho yang merupakan residivis kasus narkoba tahun 2013 dan 2019, mengaku mendapat bagian dari penjualan handphone sebesar Rp350.000.

Sama hal tersangka Ilham yang juga residivis narkoba tahun 2019 mengaku dapat bagian penjualan handphone sebesar Rp330.000.

Guna pertanggungjawaban perbuatan kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang perampokan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara
“Untuk yang DPO, tetap kita cari,”tegas Kasat Reskrim.

Related posts