MEDAN | Bisanews.id | Pemko Medan fokus bekerja dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan pembangunan kota. Hal ini dibuktikan dengan terus berbenah guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik dan berkualitas. Selain itu, mendorong perbaikan infrastruktur jalan dan drainase. Kemudian, melakukan penataan kawasan Lapangan Merdeka dan Kota Tua, serta kegiatan strategis lainnya.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dalam Rapat Paripurna DPRD Medan dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Reses Ketiga Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2022 Dapil I – V, sekaligus Penutupan Masa Sidang Ketiga Tahun 2022, di Gedung DPRD Medan, Selasa (27/12/2022).
“Tentu, dengan masifnya pembangunan yang sedang kita laksanakan, memberi dampak terhadap terganggunya kenyamanan para warga Kota Medan. Oleh karena itu, melalui sidang paripurna ini, saya selaku Wali Kota Medan memohon maaf kepada seluruh warga yang terdampak dari pembangunan yang dilakukan. Di samping itu, meminta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk berkontribusi, dan menjaga hasil pembangunan yang telah kita laksanakan,” kata Bobby.
Menantu Presiden Joko Widodo itu juga mengajak seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) untuk meningkatkan komitmen pembangunan kota, sehingga dapat menjadi modal sosial yang besar di tengah-tengah masyarakat.
Orang nomor satu di Pemko Medan itu yakin, dengan visi bersama dan kolaborasi yang kokoh antara eksekutif dan legislatif, maka mampu mewujudkan tujuan-tujuan besar pembangunan Kota Medan
“Pemko Medan menyadari bahwa di dalam mengatasi permasalahan pembangunan kota, perlu adanya kolaborasi dan sinergi antar lembaga.
Oleh karenanya, saya berharap kemitraan eksekutif dan legislatif, kebersamaan, serta partisipasi yang luas dari seluruh pemangku kepentingan kota harus terus kita optimalkan,” harapnya.
Selanjutnya, terkait penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD, atas nama Pemko Medan, Bobby Nasution menyampaikan apresiasinya.
Di samping itu, juga berkomitmen untuk mengakomodir seluruh hasil reses, karena pada prinsipnya menjadi masukan yang sangat berharga bagi pembangunan kota ke depannya.
“Masukan ini harus dipergunakan dengan sebaik mungkin sebagai media konstruktif dan strategis dalam sistem perencanaan daerah untuk peningkatan keberhasilan pembangunan kota. Sebab, banyak saran dan masukan penting yang strategis, baik yang bersifat kebijakan, maupun program-program pembangunan yang menggambarkan kebutuhan pokok masyarakat,” imbuhnya.
Untuk itu, kepada perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, Bobby meminta agar benar-benar memperhatikan dan memberikan atensi yang lebih terhadap hasil reses anggota dewan dan mengimplementasikannya dalam program kegiatan perangkat daerah.
“Saya yakin dan percaya, bahwa seluruh hasil yang disampaikan adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan taraf hidup sosial, ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Kota Medan yang lebih baik. Semoga, tahun ini menjadi bahan evaluasi dan refleksi kita bersama, serta memberi yang terbaik untuk pembangunan kota di masa yang akan datang. Saya yakin, bentuk kolaborasi ini akan menjadikan Kota Medan menjadi kota berkah, maju, dan kondusif,” pungkasnya.





