Warga Tanjung Alam Keluhkan Jalan Rusak 

Warga Tanjung Alam Keluhkan Jalan Rusak 
Jalan Pendidikan, Dusun 6, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, Selasa (02/01/2024), dalam kondisi rusak. (Foto: Kiki).

ASAHAN | Bisanews.id |Warga Dusun 6, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, mengeluh, karena Jalan Pendidikan yang berada di kawasan itu dalam kondisi rusak. 

Sidik, warga setempat, mengatakan, kerusakan jalan di kawasan Dusun 6 hingga simpang Kedai Ledang tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun, namun belum diperbaiki.

Padahal, ujarnya, jalan yang merupakan akses bagi warga untuk ke Kisaran itu hanya berjarak sekitar 5 Km dari Kantor Bupati Asahan.

“Selama puluhan tahun jalan ini dibiarkan rusak, hingga batunya menonjol, dan sering banjir. Akibatnya, masyarakat sangat kesulitan menghidupkan ekonomi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Sidik, yang ditemui Selasa (02/01/2024) di desa tersebut.

Seorang warga lainnya, Sinurat mengaku prihatin atas kondisi jalan berlubang di tempat tinggalnya itu.

Menurut dia, sebagian badan jalan mengalami rusak parah, sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat berkendara.

“Lubangnya cukup dalam di ruas jalan ini, harus hati-hati. Apalagi waktu hujan,” kata Sinurat.

Namun, ujarnya, sampai saat ini jalan tersebut belum juga diperbaiki. Karena itu, dia berharap agar pembangunan jalan segera dilakukan.

“Kami warga sangat berharap agar pembangunan jalan ini segera dilaksanakan,” harapnya.

Lain halnya dengan Rakini, yang juga warga setempat. Dia mengaku, selama puluhan tahun dirinya tinggal di kawasan itu, pernah ada pengaspalan jalan di desa tersebut sewaktu kepemimpinan Kepala Desa Sukiman.

Setelah bergantinya Kepala Desa Tanjung Alam, Lasmi, tuturnya, ada pembangunan tembok penahan tanah (TPT). Kemudian, baru baru ini ada juga pembangunan jalan rabat beton di desa itu yang berasal dari salah seorang Caleg DPRD Sumatera Utara.

“Kami selaku warga Dusun 6 berharap jalan kami diperbaiki dinas terkait. Batunya yang sudah menonjol sangat membahayakan penguna jalan. Jika hujan, jalan kami cukup licin, dan anak-anak kami cukup sulit berjalan ke sekolah”, ujar Rakini.

Sementara Kepala Dinas PUTR Asahan, Agus Putra Jaka Ginting melalui Kabid Bina Marga, Haris Muda Rambe, yang dihubungi melalui telepon, menyarankan masyarakat untuk mengusulkan perbaikan jalan tersebut pada saat Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes). (Kiki)