Pemkab Sergai Dukung Penguatan Data Susenas September 2026

Pemkab Sergai Dukung Penguatan Data Susenas September 2026
Kepala Bapperida Kabupaten Serdang Bedagai, Romian Parulian Siagian, S.STP., M.Si., diwakili Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Irfan Ramdhani, S.E., M.S.i, saat menghadiri kegiatan Pelatihan Petugas Lapangan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2026 yang digelar di Pantai Cermin Theme Park & Resort, Kamis (27/8/2026).

SERGAI | Bisanews.id | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terus mendukung penguatan kualitas data sosial ekonomi sebagai fondasi perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Petugas Lapangan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2026 yang digelar di Pantai Cermin Theme Park & Resort, Kamis (27/8/2026).

Kepala Bapperida Kabupaten Serdang Bedagai, Romian Parulian Siagian, S.STP., M.Si., diwakili Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Irfan Ramdhani, S.E., M.S.P., menghadiri kegiatan tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Kepala BPS Kabupaten Serdang Bedagai, Marine Soehadi Angkat, S.Si., M.Si., dan diikuti para petugas lapangan Susenas September 2026.

Dalam sambutannya, Irfan menekankan bahwa pendataan yang berkualitas harus mampu menggambarkan kondisi masyarakat secara objektif.

Menurutnya, data Susenas memiliki posisi penting dalam menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan menjadi salah satu bahan bagi pemerintah dalam merumuskan, mengarahkan, serta mengevaluasi kebijakan pembangunan.

Ia menyampaikan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui Bapperida beserta perangkat Kelurahan / Desa sebelumnya turut mendampingi petugas Sensus Ekonomi dalam pelaksanaan pendataan di Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

“Ini menunjukkan bahwa penyediaan data bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi. Pemerintah daerah dan BPS perlu berjalan bersama agar data yang dihasilkan benar-benar dapat digunakan untuk memahami persoalan masyarakat dan menentukan intervensi pembangunan yang tepat,” jelasnya.

Irfan menambahkan, berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga penguatan ekonomi desa, membutuhkan data yang akurat untuk mengukur kondisi awal, menentukan sasaran, dan mengevaluasi dampaknya.

Karena itu, ia mengajak seluruh petugas Susenas menjalankan tugas dengan integritas, ketelitian, dan objektivitas, sehingga setiap data yang dikumpulkan benar-benar merepresentasikan kondisi masyarakat di lapangan.

Pelatihan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kapasitas petugas dalam melaksanakan pendataan Susenas September 2026 sehingga menghasilkan data sosial ekonomi yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Her)