SERGAI | Bisanews.id | Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat moderasi beragama, menjaga toleransi, serta bersama-sama menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah kerukunan umat.
Hal itu disampaikan Bupati Darma Wijaya saat menghadiri Dialog Moderasi dan Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sergai di Aula Dinas Pendidikan Sergai, Sei Rampah, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat harmonisasi antarumat beragama di Kabupaten Sergai.
Dalam sambutannya, Darma Wijaya menegaskan FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi. Namun, derasnya arus informasi juga harus diimbangi dengan kemampuan memilah dan menyaring informasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang belum tentu benar.
“FKUB dapat memberikan penjelasan dan sosialisasi kepada masyarakat terhadap berita hoaks yang dapat memecah belah umat beragama. Peran FKUB sangat dibutuhkan,” ujar Darma Wijaya.
Ia juga menilai tokoh agama memiliki posisi penting sebagai panutan masyarakat. Karena itu, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, khususnya para tokoh agama.
“Kita harus dapat menciptakan rasa aman dan toleransi dengan membangun harmonisasi antara tokoh agama dan masyarakatnya. Dengan kebersamaan dan saling menghargai, kerukunan di Sergai dapat terus kita jaga,” katanya.
Selain menjaga kerukunan, Bupati juga mengajak masyarakat turut merawat berbagai fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah.
“Mari kita jaga infrastruktur yang sudah dibangun oleh pemerintah. Apa yang sudah dibangun merupakan milik kita bersama dan manfaatnya harus dapat dirasakan masyarakat luas,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Sergai H. Khoya Bakri Samosir mengatakan, dialog tersebut digelar sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sergai.
Menurutnya, FKUB menjadi wadah bersama bagi para tokoh agama untuk membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, dan menjaga keharmonisan kehidupan umat beragama.
“Melalui kegiatan ini kita ingin mempererat silaturahmi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Sergai. Di dalam FKUB terdapat perwakilan seluruh agama yang ada di Kabupaten Sergai,” jelasnya.
Senada, Ketua Panitia Pelaksana H. Sakarani mengatakan, dialog tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan dan komunikasi antartokoh agama di Kabupaten Sergai.
Ia menyebut, komunikasi dan silaturahmi yang terjalin dengan baik menjadi langkah penting untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat, sehingga potensi konflik dapat diantisipasi sejak dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Ekonomi Pembangunan Ir. H. Kaharuddin, M.Si., para camat, tokoh agama, pengurus FKUB, serta sejumlah undangan lainnya. (MC/Her)






