Angka Kejahatan Kota Banjarmasin Menurun Tahun 2021

Angka Kejahatan Kota Banjarmasin Menurun Tahun 2021
Foto:BANJARMASINPOST.CO.ID/Bisanews.id.

BANJARMASIN I Bisanews.id I Angka kejahatan di Kota Banjarmasin tahun 2021 tercatat turun, jika dibandingkan dengan tahun 2020.

“Sepanjang tahun 2021 Polresta Banjarmasin telah menangani sebanyak 974 kasus tindak pidana. Dari keseluruhan kasus, yang paling menonjol kejahatan yang dilakukan tersangka Harry Purwanto (40) yang menggorok leher teman kencannya, R (33) di sebuah rumah kosong di Jalan Belitung Darat, Gang Keluarga, RT 07, Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin Barat,”terang Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan, pada press release akhir tahun, Jum’at (31/12/2021).

Dikutip dari BANJARMASINPOST.CO.ID, pagi-pagi, Harry menghabisi teman kencannya itu di rumah kosong.
Kasus lain yang mencolok adalah kasus Narkoba.

Yang mana pada 15 Juni 2021 silam, Satreskoba Polresta Banjarmasin juga berhasil mengungkap kasus besar 135,02 Kg sabu dan 528,67 gram ganja kering.
Kasus tersebut hasil dari pengembangan kasus narkotika dalam kemasan teh sebelumnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan mengatakan, peredaran barang haram tersebut berasal dari luar Kalimantan Selatan (Kalsel), dibawa kurir menuju Kota Banjarmasin.

Peredaran sabu-sabu tersebut termasuk jaringan Internasional berasal dari Malaysia.
Barang haram ini bermula dari Kalimantan Tengah (Kalteng) menuju Kalsel yang diangkut menggunakan kelotok.

Anggota melakukan penangkapan di jembatan Benua Anyar, atau di tambatan kelotok Museum Wasaka.
Modus pelaku, menyelipkan barang haram tersebut di kemasan karung beras yang didapatkan di beberapa tempat di Kalsel.

Barang haram ini dikemas ke dalam 15 kg karung beras. Isinya 2 sampai 3 paket sabu-sabu.

Kemudian didalami dan pengembangan, ditemukan di gudang di kawasan ruko Liang Anggang, yang mana ada 30 karung beras berisi 89 paket sabu.

Tersangka inisial AAM, BAH dan ES dan dari mereka polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu sebanyak 130 paket, 1 buah mobil dan motor yang digunakan untuk membawa barang haram tersebut.

Baca Juga:  Ayah Tiri Labusel Ini Diringkus Polres Labuhanbatu

Satres Narkoba Polresta Banjarmasin juga berhasil mengungkap peredaran narkotika golongan 1 jenis ganja.
Pelaku inisial MY yang mengedarkan ganja berasal dari Medan, dan modusnya dikirimkan melalui jasa kirim penerbangan.

Kasus Kriminal Menurun “Secara keseluruhan untuk kasus tindak pidana ada penurunan sebanyak 198 kasus jika dibandingkan tahun 2020 lalu, sebanyak 1.172 kasus tindak pidana,”terangnya.
Orang nomor satu di jajaran Polresta Banjarmasin itu menyampaikan, penurunan kasus tersebut selain rutinnya giat patroli yang dilaksanakan, juga dikarenakan polisi selalu turun di lapangan, terutama untuk melakukan operasi yustisi di tahun 2021.

“Kita sering di lapangan untuk operasi yustisi bersama tim gabungan TNI dan Pemerintah Kota. Kehadiran personel di lapangan itu menjadikan ruang gerak para pelaku kejahatan menjadi terbatas,”tuturnya.

Meski rata-rata mengalami penurunan, ada juga beberapa kasus yang mengalami kenaikan yakni kasus penipuan, temuan mayat, penganiayaan berat, pencurian berat, kebakaran, pencabulan dan narkotika.

Kemudian tindak pidana di Satlantas Polresta Banjarmasin juga mengalami penurunan signifikan sekitar 71 persen. Pelanggaran lalu lintas di 2020 lalu ada sebanyak 11.321 dan di 2021 hanya sebanyak 3.307.

Kapolresta berharap tahun depan angka -angka ini bisa turun lagi*****

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan dan Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo, Kasat Reskrim Kompol Alfian Tri Permadi saat memaparkan kasus pembunuhan di Jalan Belitung Darat.

Related posts