Apkasi Otonomi Expo 2022 Ajang Mengenalkan Produk Unggulan UMKM Batubara

Bupati Batu Bara Ir H.Zahir M.Ap Bersama Wali Kota Medan Boby Nasution tampak serius mengikuti Apkasi Otonomi Expo 2022 pada Rabu (17/11/2021) di Hotel Lee Polonia Medan. (Foto: Dok/Kominfo Batu Bara).

Bisanews.id|Medan| Puluhan Kepala Daerah seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ( APKASI ) mengikuti kegiatan Peluncuran Apkasi Otonomi Expo 2022 yang berlangsung di Aula Pertemuan Lee Polonia Hotel, Medan, Rabu (17/11/2021).

Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP yang merupakan salah satu peserta dalam kegiatan tersebut menyebutkan bahwa nantinya Apkasi Otonomi Expo ini akan digelar di Jakarta untuk memamerkan produk unggulan UMKM seluruh kabupaten di Indonesia.

Apkasi Otonomi Expo ini merupakan kegiatan Pameran produk unggulan UMKM seluruh kabupaten di Indonesia yang akan digelar di Jakarta tahun 2022 mendatang.

Selain itu Apkasi Otonomi Expo nantinya akan membangun kolaborasi investasi Pemerintah Daerah untuk mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Nasional.

Oleh sebab itu menurut Zahir, baginya AOE 2022 adalah ajang untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM Batubara yang kini tengah berupaya bangkit pasca dihantam badai besar Pandemi Covid-19.

Bupati Batubara Ir H Zahir M.Ap berfose dengan Ketua Apkasi dan para kepala Daerah lainnya Foto: Bisanews/Dok/Kominfo

Kota Medan dipilih Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) untuk meluncurkan program tahunan bertajuk Apkasi Otonomi Expo 2022, Trade, Tourism & Investment dengan hastag #AOE2022.

Acara yang bertemakan “Pulihkan Ekonomi Daerah Melalui Jejaring Lokal dan Global”.

Amatan awak media ini, Seremoni launching AOE2022 dipimpin Ketua Umum Apkasi, Sutan Riska Tuanku Kerajaan diikuti oleh 36 bupati, 11 wakil bupati dan para perwakilan dari pemkab yang hadir secara offline.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Bupati Dharmasraya ini mengajak kepada para Bupati di seluruh Indonesia untuk bergerak memanfaatkan momentum ini.

“Seperti arahan Bapak Presiden Joko Widodo saat membuka kegiatan Apkasi Otonomi Expo tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor silam, beliau telah mengapresiasi langkah Apkasi untuk mulai menggerakkan roda perekonomian di daerah melalui kegiatan expo.

Baca Juga:  BTN Akad 6.000 Unit KPR di Awal 2022

Seiring sejalan dengan itu, tentu kita juga tetap mendukung upaya pusat untuk memperluas sebaran vaksinasi sehingga mempercepat kekebalan komunitas di masyarakat,” ujarnya.

“Alhamdulillah, penanganan pandemi yang sangat konprehensif dari pemerintah tersebut, ternyata cukup membawa hasil yang menggembirakan.

Bahkan, menurut Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kuartal ketiga tahun ini saja, telah tumbuh positif mencapai 3,51 persen,” lanjutnya.

Sesuai dengan perannya, Apkasi mencoba membantu memfasilitasi segenap anggotanya yang mencakup 416 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia untuk mempromosikan berbagai keunggulan komoditas perdagangan, destinasi wisata serta potensi investasi yang dimiliki melalui kegiatan expo ini.

Sutan Riska lantas menyebutkan, pertengahan Oktober 2021 lalu kegiatan Apkasi Otonomi Expo Tahun 2021 digelar dengan berhasil mencatatkan transaksi berupa invenstasi senilai Rp. 11,3 triliun dan USD 200 juta.

“Hasil itu sangat membantu dalam upaya bangkitnya perekonomian daerah,” ujarnya sambil mengajak para Bupati ikut berperan aktif dalam pelaksanaan AOE 2022 tahun depan.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang hadir dalam peluncuran AOE2022 memberikan apresiasi kepada Apkasi yang memilih Medan sebagai tempat diadakannya acara.

“Kami berharap kehadiran para bupati, wakil bupati dan para perwakilan pemerintah kabupaten yang hadir bisa menambah geliat ekonomi di Kota Medan.

Kami di pemerintahan dan atas nama masyarakat Medan menyambut bapak-ibu sekalian, semoga Medan bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan,”ujarnya.

Sementara itu Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang menambahkan, Apkasi Otonomi Expo yang merupakan agenda tahunan merupakan ajang bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia

untuk memamerkan potensi unggulan daerah berupa hasil pertanian, perkebunan, pertambangan, industri kreatif, pariwisata dan lain sebagainya.

” Setelah sukses pada penyelenggaraan AOE 2021 dengan menerapkan prosedur CHSE dan protokol kesehatan ketat,

Baca Juga:  Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus : Kemerdekaan Guru Dimulai Penyusunan RPP

hal ini memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menghadapi perubahan aktivitas dan kebiasaan baru atau new normal. Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang. Hidup harus terus dijalankan”, katanya mengakhiri (*)

 

Editor :Abdul Muis

Admin : Fadhli

Related posts