Bupati Sergai Lepas 966 Mahasiswa KKN UNIMED, Hasil Pengabdian Diharapkan Jadi Masukan Pembangunan Desa

Bupati Sergai Lepas 966 Mahasiswa KKN UNIMED, Hasil Pengabdian Diharapkan Jadi Masukan Pembangunan Desa
Bupati Sergai H. Darma Wijaya melepas 966 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai desa di Kabupaten Sergai mulai 6 Juli hingga 15 Agustus 2026. Pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (6/7/2026).

SERGAI | Bisanews.id | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melepas 966 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai desa di Kabupaten Sergai mulai 6 Juli hingga 15 Agustus 2026. Pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (6/7/2026).

Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengapresiasi kepercayaan UNIMED yang kembali menjadikan Sergai sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa mengaplikasikan ilmu di tengah masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.

“Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan,” ujarnya.

Darma Wijaya berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat desa, mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi warga, serta menyusun rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik itu juga mendorong mahasiswa berperan aktif mendukung program pembangunan daerah, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap persoalan sosial dan ekonomi, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan potensi desa, mulai dari pengembangan usaha hingga peningkatan produktivitas masyarakat.

Selain itu, ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat memotivasi generasi muda desa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Hasil kajian dan rekomendasi mahasiswa selama KKN diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, sehingga KKN tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMED Prof. Dr. T. Teviana, Koordinator KKN M. Dani Sholihin, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para camat, serta ratusan mahasiswa peserta KKN. (Her)