E-Katalog Dongkrak Pendapatan UMKM Medan Saat Pandemi

Owner Dapur Reuni, Sri Susiani menceritakan keberhasilan usahanya sejak menggunakan E-Katalog kepada Walikota Medan Bobby Nasution. (Foto : Ayu/Bisanews.id)

MEDAN | Bisanews.id | Walikota Medan, Bobby Nasution mengatakan pihaknya terus berupaya mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sangat terdampak dengan pandemi Covid-19.

Kompol Rona Tambunan Sambangi Pewarta Polrestabes Medan

Selain melakukan pembinaan bisnis, adopsi teknologi juga dilakukannya. Tidak hanya mengajak pelaku UMKM untuk melek teknologi, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga membantu memasarkan produk mereka dengan memasukkannya dalam E-Katalog .

Baca Juga:  Tim Gabungan Ringkus Tersangka Pelaku Penikaman
“Salah satu terobosan yang dilakukan Pemko Medan untuk membangkitkan dan memajukan UMKM dengan mengajak mereka masuk ke dalam E-Katalog Pemko Medan. Terobosan ini dilakukan untuk membantu para pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.  Pemko Medan menjadi market bagi pelaku UMKM yang tergabung di E-Katalog tersebut,” kata Bobby Nasution di Medan, Kamis (10/2/2022).

Menurut dia, pandemi Covid-19 yang melanda sejak dua tahun lalu membuat penghasilan pelaku UMKM merosot drastis, akibat melemahnya daya beli masyarakat.

Baca Juga:  Polres Batubara Tetapkan 5 Tersangka Kasus TKI Ilegal
Di samping itu pelaku UMKM juga sangat kesulitan memasarkan produknya. Dengan masuk dalam E-Katalog Pemko Medan, pelaku UMKM, terutama yang bergerak di sektor makanan dan minuman kini telah memiliki pasar baru.

Omset Naik

Namun sejak ada terobosan E-Katalog, sejumlah pelaku UMKM mengaku mulai merasakan manfaat kebijakan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Seperti Sri Susiani, owner Dapur Reuni, ia mengaku persoalan pasar yang selama ini menjadi salah satu kendala utama bagi pelaku UMKM untuk bangkit mulai teratasi.

Perlahan penghasilanpun mulai meningkat sehingga para pelaku UMKM semakin termotivasi untuk meningkatkan produknya.

Baca Juga:  Pelatihan UP2K Tingkatkan Ekonomi Keluarga Batubara
“Langkah yang dilakukan Pak Walikota ini sudah tepat dan kita angkat jempol dengan menjadikan Pemko Medan sebagai pasar bagi pelaku UMKM melalui E-Katalog-nya. Kebijakan beliau ini sangat membantu kami. Saya pun akan membantu teman-teman UMKM untuk berdiri bersama dalam satu bendera di Dapur Reuni. Apalagi kita dulu pernah sama-sama merintis usaha di Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan,” ungkap Sri.

Sri kepada bisanews.id menjelaskan, ia bergabung dengan E-Katalog Pemko Medan mewakili pelaku UMKM yang ada di Kota Medan. Dengan adanya E-Katalog, jelasnya, sangat membantu perekonomian dari rekan-rekan pelaku UMKM yang mendampinginya.

Termasuk membantu ibu rumah tangga yang selama ini tidak memiliki penghasilan di sekitar tempat tinggalnya, kini telah memiliki penghasilan guna membantu ekonomi keluarganya.

Baca Juga:  Capai Target PBB-P2, Camat, Lurah dan Kades di Labura Dapat Reward
“Setelah masuk ke E-Katalog, Alhamdulillah, kami tetap bisa berjualan meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung. Apalagi kemarin ada kegiatan PPKM, omset kami jadi meningkat. Teman-teman bersyukur bahwa E-Katalog ini sangat membantu perekonomian para pelaku UMKM”, paparnya.

“Kalau dulu kita mungkin jualannya sedikit-sedikit, sekarang jauh lebih banyak. Omset kita naik lebih 50 persen,” imbuhnya seraya menjelaskan, selain beranekaragam kue, Dapur Reuni kini telah menyediakan nasi kotak. (ayu)

Teks Poto :
Owner Dapur Reuni, Sri Susiani menceritakan keberhasilan usahanya sejak menggunakan E-Katalog kepada Walikota Medan Bobby Nasution. (Foto : Ayu/Bisanews.id).

Yuk Bayar Pajak

Related posts