Gubsu Edy: Nanti Saya Buat Laporkan Balik Dia

Foto Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi.( Foto : Dok. Humas/Bisanews.id).

MEDAN I Bisanews.id I Gubernur Sumatra Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi merasa heran karena ada saja yang ingin melaporkan dirinya.

“Kok senang sekali orang mau memenjarakan saya,”jawab Gubsu Edy saat ditanyai wartawan, Jum’at (14/1/22) di rumah dinas Gubsu, Medan.
Edy menjawab hal tersebut merespon laporan yang disampaikan Gerakan Semesta Rakyat Indonesia ke KPK.
Ia juga membantah dugaan gratifikasi dan akan membuat laporan balik kepada pelapornya, Ismail Marzuki.
“Nanti saya buat laporkan balik dia,”tegas Edy.
Soal LHKPN dirinya yang turut dilaporkan Ismail Marzuki.
Menurut Edy, LHKPN itu sudah dicek kebenarannya oleh KPK atas pertanggungjawaban hartanya.
“LHKPN itu adalah sudah dicek kebenarannya. Saya laporkan kepada yang berwajib. Tak usah dilaporkan, orang memang dia laporannya dihimpun sama KPK. KPK sudah turun, tak mungkin KPK tak turun untuk melakukan survei kebenaran apa yang kita laporkan,”tukas Edy.
Edy Rahmayadi dilaporkan ke KPK oleh Gerakan Semesta Rakyat Indonesia, Kamis (13/1/22).
Laporan, terkait dugaan gratifikasi serta klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
“Itu ada pembangunan bronjong tanpa ada izin dari kementerian, karena bronjong di pinggir sungai harus semua ada izin dari kementerian. Dia membangun tanpa ada izin, berarti kan ada dugaan indikasi di situ,”kata Ismail kepada wartawan, merinci lokasi bronjong itu.
Ia juga memperhatikan tanda terima laporan tertanggal 13 Januari 2022.
“Karena LHKPN-nya di 2019, dia sepertinya belum mencantumkan kepemilikan ada bela diri namanya Taman Edukasi Buah Cakra seluas sekitar 15 hektare lebih di daerah Deli Tua, Namorambe,”terangnya.

Baca Juga:  Peretas Laman Situs PSSI Bilang Indonesia Mainnya Bapuk Apa Karena

Related posts