Jelang PON 2024, Gubsu Repot Cari Dukungan

Jelang PON 2024, Gubsu Repot Cari Dukungan
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat memberikan keterangan pada wartawan. (Foto : Dok. Tribun / Bisanews.id).

MEDAN | Bisanews.id | Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi mengaku menemui menteri dan duta besar (dubes) negara lain di Jakarta untuk meminta dukungan menyiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Menurut Edy, sebagai tuan rumah PON 2024, Sumut perlu menyiapkan sarana dan dapat unjuk gigi.

“Saya berusaha sekuat tenaga saya. Saya keliling temui menteri-menteri. Rasanya saya seperti pengemis. Karena Sumut tak punya duit. Jakarta bisa bangun stadion Rp 5 triliun, karena dia punya duit. Setiap pagi saya berdoa, untuk Sumut-ku,” kata Edy pada acara Pemberian Tali Asih Atlet Sumut Berprestasi pada even PON XX Papua, Senin kemarin.

Edy juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Cina.

“Minggu lalu saya rapat dengan Kedubes Cina. Saya minta akomodasi. Saya minta coach (pelatih),” ungkapnya.

Edy juga mengaku, usai PON XX Papua banyak atlet dari berbagai provinsi meminta agar dimasukkan menjadi bagian dari tim Sumut. Para atlet itu percaya diri dapat menyumbangkan medali buat Sumut.

Edy mengaku menolak keinginan para atlet dari luar itu, karena ia lebih menginginkan kontingen Sumut diisi para atlet putra-putri hasil pembinaan Sumut.

“Menjelang PON banyak atlet yang menghadap saya ingin membela Sumut di PON 2024. Tapi saya bilang bukan itu. Harga diri adalah segala-galanya,” tegasnya.

Untuk itu katanya, mulai 1 Januari 2022 mendatang pihaknya melibatkan perguruan tinggi untuk mencari bibit atlet berbagai cabang olah raga di 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut. Sehingga pada 1 Januari 2023 mendatang, seluruh atlet Sumut yang diterjunkan di PON 2024 akan menjalani pelatihan daerah (pelatda) terpusat.

“Talent scouting mulai 1 Januari 2022, dari Nias sampai Langkat, 33 kabupaten/kota. Kita lakukan talent scouting satu tahun penuh. Masuk 1 Januari 2023 kita punya atlet dan tempat pembinaan atlet, pelatda. Saya harap sudah selesai di Siosar (Kabanjahe),” jelas Edy.

Baca Juga:  Peserta Vaksin Massal Labura Terima Hadiah Motor

“Saya juga akan libatkan TNI/Polri. Bila perlu saya menghadap kepada Kapolri dan Panglima TNI,” imbuhnya mengakhiri.

Related posts