Kapolrestabes Medan Bantah Tudingan Terima Suap Kasus Narkoba

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SH SIK MH memperlihatkan surat tanda pembelian sepeda motor Revo.(Foto : Ayu/Bisanews.id)

MEDAN I Bisanews.id I Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SIK membantah tudingan anggotanya, yang menyebutkan dirinya turut menikmati uang hasil curian penggeledahan kasus narkoba sebanyak Rp75 juta.

“Saya tegaskan, tidak ada menerima sejumlah uang dari hasil penggeledahan kasus narkoba seperti yang ditudingkan kepada saya,”tegas Kombes Riko Sunarko, Rabu (12/1/22).

Ia juga membantah pernyataan yang menyebut uang itu dibelikan sepeda motor yang diberikan ke personel TNI lantaran mengungkap kasus peredaran narkoba.

Menurut Kombes Riko, pembelian sepeda motor itu pada awal Juni. Sementara kasus itu terendus di akhir bulan Juni tahun 2021.

“Ah mana ada itu. Ngawur itu. Dia kan dengan omongan dari orang saja. Sepeda motor itu kita beli pakai uang sendiri Kok. Lagian itu kan kasus akhir Juni, dari tanggal saja sudah beda. Kita pemberian motor awal Juni, tanggalnya saja sudah beda, jadi gak mungkin kita pakai (uang) itu,”bantah Riko.

Ditanya soal uang suap yang katanya dipakai untuk membayar press rilis, Riko menoleh ke wartawan dengan tatapan tajam.

“Hah, press rilis untuk apa,”tanyanya.
Terkait langkah ke depan soal statemen pengacara HM Rusdi, Kombes Riko cuma mengucap terima kasih.

“Terima kasih ya. Ini langkah mau masuk ruangan,”jawabnya sembari menuju aula Polda Sumut.

Sebelumnya, nama Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko terseret-seret dalam sidang kasus kepemilikan narkoba dengan sejumlah anggota Sat Res Narkoba Polrestabes Medan.

Dalam sidang, Selasa (11/1/22) terungkap, bahwa Kombes Riko Sunarko memakai sisa uang suap senilai Rp 75 juta, untuk beli motor hadiah bagi anggota Koramil 13 Percut Seituan atas nama Peltu Elieser, yang berhasil mengungkap kasus peredaran ganja kering.

Fakta ini mengejutkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan dan pengunjung sidang yang hadir.

Baca Juga:  Ini Harapan Jhonatal Pangaribuan di HUT Ke-5 Singapore Land Waterpark Batu Bara

Penasihat hukum terdakwa Bripka Ricarso Siahaan, HM Rusdi bertanya soal uang suap yang mengalir ke sejumlah pejabat di Polrestabes Medan.

Dalam sidang itu dijelaskan, dari Rp 300 juta uang suap yang katanya berasal dari Imayanti, istri terduga bandar narkoba bernama Jusuf alias Jus, sudah dibagi-bagikan ke pejabat Polrestabes Medan.

Terpisah, Kapendam I/BB Kolonel Donald Silitonga membenarkan anggotanya pernah mendapat apresiasi dari Kapolrestabes Medan karena berhasil mengungkap kasus ganja.

“Benar, Polrestabes Medan memang pernah memberikan sepeda motor jenis Revo atas nama Peltu Elieser Sitorus yang bertugas sebagai Batuud (Bintara urusan dalam) Koramil 13 / PST,” kata Donald, Rabu (12/1/22).

“Itu karena dia mengungkap kasus ganja sejumlah 148 kg (144 bal) di 100 meter depan Mako Koramil 13 DS. Tembung Kecamatan Percut,”terangnya.

Related posts