KNPI Sumut Terima SK Pengurus IPTI

Ketua IPTI Sumut Khairul Muslim didampingi Sekretaris Muhammad Ikhwan Harahap,Wakil Sekretaris Aswani Hafit,Biro Organisasi Imam Fauzi Siregar menyerahkan SK PW IPTI kepada Ketua KNPI Sumut Eldrian Shah. (Foto : Ayu / Bisanews.id).

MEDAN I Bisanews.id I Ketua DPD KNPI Sumut Eldrian Shah menerima SK Pengurus Wilayah Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah (IPTI) Provinsi Sumatera Utara Periode 2021-2026 di kediamannya Jl.Karya Budi No.9 Medan Johor, Jumat (7/1/2021).

SK diserahkan Ketua PW IPTI Sumut Drs.Khairul Muslim, MD didampingi Sekretaris Muhammad Ikhwan Harahap,S.Kom, Wakil Sekretaris Aswani Havid dan Biro Organisasi Iman Fauzi Siregar.

Khairul menjelaskan, PW IPTI Sumut periode 2021-2026 telah ditetapkan berdasarkan SK Nomor : 024/SK-PW/PB-IPTI/XII/2022 yang ditandatangani Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPTI Dr.H. Muhammad,SE,MM dan Sekretaris Jenderal Drs.Mappa Tutu serta dilantik secara virtual (zoom meeting) pada 30 Desember 2021 di Sekretariat Jl.Surya Haji Lau Dendang Deli Serdang Sumatera Utara.

Ketua KNPI Sumut El Adrian Shah menerima audiensi PW IPTI Sumut periode 2021-2026 dipimpin Ketua Khairul Muslim didampingi Sekretaris Muhammad Ikhwan Harahap, Wakil Sekretaris Aswani Havit, Biro Organisasi Imam Fauzi Siregar. (Foto : Ayu / Bisanews.id).

Penyerahan SK PW IPTI Sumut penting untuk data dan legalitas Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang bernaung di wadah KNPI Sumut.

Sejak berdirinya KNPI 23 Juli 1973, IPTI organisasi pemuda yang bernaung di KNPI. Masa kepemimpinan Ketua KNPI Sumut Bahdin Nur Tanjung, Firdaus Nasution, Rolel Harahap, kader IPTI sering dipercaya menjadi Pengurus KNPI Sumut.

Khairul memandang perlu kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan pemuda, tidak berjalan sendiri-sendiri. KNPI sebagai Rumah Besar Pemuda Indonesia sebaiknya menggagas kegiatan besama organisasi kepemudaan sesuai kebutuhan daerah dan kepentingan nasional sehingga kehadiran KNPI benar-benar dirasakan secara optimal.

Ikhwan menjelaskan, keberadaan IPTI (Pemuda Tarbiyah) tidak terlepas dari Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) yang didirikan Syekh Sulaiman Arrusuli 25 Mai 1928 di Sumatera Barat setelah beliau pulang dari Makkah bersama KH.Hasyim Asyari (pendiri NU) dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah).

Tarbiyah-Perti menganut faham Ahlussunnah Wajamaah dengan mazhab Imam Syafi’i dan bergerak di bidang pengembangan pendidikan Islam, dakwah, sosial kemasyarakatan dan pemberdayaan ekonomi umat.

Baca Juga:  Bobby Tinjau Pasar Tradisional dan Pasar Modern

“IPTI sebagai garda pemuda akan mewujudkan misi Tarbiyah-Perti sebagaimana yang dicita-citakan Syekh Sulaiman Arrusuli”, ujar Ikhwan.

Sementara Ketua KNPI Sumut Eldrian Shah mengaku sejak lama mengetahui keberadaan IPTI dalam perannya di KNPI. Eldrian berharap IPTI dapat menguatkan KNPI sebagai wadah berhimpunnya pemuda.

Memang diakui Eldrian, keberadaan KNPI yang terpecah empat kepengurusan. Dari satu sisi fakta membuktikan para pemuda memang mencintai KNPI.

“Mudah-mudahan ke depan KNPI dapat bersatu dan menyatukan dirinya dalam satu kepengurusan tunggal sehingga KNPI benar-benar menjadi Rumah Besar Pemuda Indonesia”, ujar Eldrian.

Eldrian juga menyampaikan telah berusaha maksimal supaya ada Peraturan Daerah (Perda) di Sumut tentang kepemudaan agar jelas regulasi dalam pembinaan pemuda termasuk anggaran kegiatan kepemudaan seperti yang sudah ada Perdanya di Provinsi Papua dan NTB.

“Saya akan berjuang maksimal agar Perda Kepemudaan dapat diterbitkan. Kita membutuhkan kajian hukum dan kajian akademik dari akademisi perguruan tinggi,” kata Eldrian didampingi Sekretaris KNPI Sumut Syaiful mengakhiri.

Related posts