Langgar ART, Rafik Didepak dari MIFA

Langgar ART, Rafik Didepak dari MIFA

DELI TUA I Bisanews.id Yayasan Majelis Ilmu Fardhu ‘Ain (MIFA) memutuskan memecat Rafik dari kepengurusan dan keanggotaan majelis yang berpusat di Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Ketua Umum Yayasan MIFA, Sudirman mengatakan, pihaknya telah memecat Rafik dari kepengurusan dan keanggotaan, setelah yang bersangkutan dinilai melanggar Aturan Rumah Tangga (ART) Yayasan dan Perguruan MIFA.

“Pemecatan tersebut, tertuang dalam surat yang dikeluarkan Yayasan Perguruan MIFA tertanggal 24 November 2021,” kata Sudirman saat ditemui di kawasan Delitua, Jumat (24/12/2021).

Menurut Sudirman, pemecatan Rafik berdasarkan hasil rapat seluruh pengurus yayasan dan perguruan pada, Rabu 24 November 2021 lalu di Surau MIFA Jalan Roso, Kecamatan Delitua.

Rapat memutuskan Rafik terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 1 ART Bab I Ayat 2,3,4 tentang kepengurusan dan keanggotaan. Rafik juga mendapat sanksi sesuai pasal 11 ART Bab 4 ayat 2, 3 dan 4.

“Berdasarkan pelanggaran ART itu, Yayasan dan Perguruan MIFA memutuskan untuk mencabut kepengurusan dan keanggotaan sekaligus hilangnya hak dan kewajiban Rafik sebagai pengurus dan anggota MIFA, terhitung sejak tanggal dikeluarkannya surat tersebut,” tegas Sudirman.

Dalam surat itu juga disebutkan Yayasan Perguruan MIFA meminta segala atribut, simbol-simbol serta yang terkait dengan MIFA segera dikembalikan kepada pengurus.

Kata Sudirman surat pemecatan juga ditembuskan ke Danramil 15/Delitua, Kapolsek Delitua, Ketua MUI Deli Serdang dan Delitua, serta aparatur pemerintahan kecamatan hingga desa.

“Surat pemecatan juga sudah disampaikan kepada yang bersangkutan,” ucapnya.

Sebelumnya, sambung Sudirman, pihak yayasan sudah beritikad baik mendatangi Rafik ke rumahnya di Jalan Banteng, Dusun V, Desa Mekar Sari, Delitua. Namun dari kunjungan silaturahmi tersebut, disambut Rafik lewat cara yang tidak sopan dengan mengusir pengasuh MIFA, Prabu.

Baca Juga:  Sosok Ketum PSSI Modal Utama Kemenangan Timnas Indonesia di Piala AFF

“Langsung pengasuh MIFA, Bapak Prabu bersilaturahim dan berkunjung ke kediaman yang bersangkutan, namun sambutan tidak mengenakkan,” tambah Sudirman.

Karena itu pengasuh langsung memperingatkan Rafik untuk tidak memberikan ceramah dan melakukan bai’at tanpa memiliki izin. Perlu diketahui, sambung Sudirman, pihak yayasan tidak pernah mengizinkan pada bersangkutan.

“Apalagi untuk membai’at, sama sekali tidak ada izin dari Al Mukarrom Tuan Guru sebelumnya, tapi ia malah melakukannya,” tegas Sudirman.

Namun, menurut Sudirman, Rafik sepertinya tidak mengindahkan larangan itu. Malah yang bersangkutan melakukannya dengan merekrut beberapa murid.

Dia mengatakan, sejak dikeluarkan surat tersebut, pihak Yayasan Perguruan MIFA tidak bertanggung jawab secara pidana maupun perdata atas semua perbuatan yang dilakukan Rafik.

Bahkan pihak yayasan berencana melaporkan Rafik ke pihak berwajib dan instansi terkait jika tidak mengindahkan surat pemecatan yang dilayangkan Yayasan MIFA kepadanya.

Dalam surat tersebut, Rafik juga diingatkan untuk tidak membawa pengajian mengatasnamakan Majelis Ilmu Fardhu ‘Ain, apakah itu ceramah maupun membai’at.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.