Muhammad Danil Akbar Dari Memanah Menuju Hafiz Quran dan PON

Muhammad Danil Akbar Dari Memanah Menuju Hafiz Quran dan PON
Muhammad Danil Akbar saat didampingi kedua orang pada event panahan Dispora Medan kemarin. (Foto : Ayu/Bisanews.id).

MEDAN I Bisanews.idKhalifah Archery Johor yang berdiri pada 11 Januari 2021 lalu di Medan, siap mendidik para anak usia dini lewat olahraga panahan.

Saat ini para orang tua merasa bingung dalam hal mendidik untuk mengatasi karakter atau prilaku anak yang terlalu aktif, sulit untuk fokus, pemalu dan rendah diri, maka Khalifah Archery yang awalnya berdiri di Banda Aceh sejak 7 tahun lalu, kini hadir di Medan Johor, memberikan solusi terbaik.

Solusi terbaik buat para anak usia dini, tak lain mendidik karakter dengan belajar menggeluti olahraga memanah selain pelajaran di sekolah.

Hal ini yang ditekuni Muhammad Danil Akbar mengikuti olahraga panahan untuk melatih kesabaran yang tertanam didalam diri.

Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Rafiq Fardianto dan Farah Laili Sari ini perlahan untuk membuat prestasi.

Khalifah Archery Klub di Jalan Eka Bhakti Medan Johor, membuktikan meraih predikat juara ketiga katagori SLTP Barebow pada event Kejuaraan Panahan Tradisionil yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan beberapa waktu lalu di Lapangan Cadika Medan.

“Predikat ketiga saya dapat pada kejuaraan memanah yang digelar Dispora Medan kemarin, saya jadikan pengalaman berarti untuk menuju yang lebih baik lagi,” kata Danil saat ditemui di Medan,Senin (20/12/21).

Danil Akbar merupakan siswa SMP Swasta Islam Ulun Nuha Medan. Walau posisi ketiga tapi merupakan pengalaman sebagai generasi yang dituntut tanggung jawab agar kedepannya mampu berdiri sendiri menuju hal positif.

“Saya ingin membanggakan keluarga khususnya kedua orang tua. Lewat prestasi olahraga panahan. Sebab selain cita-cita ingin menjadi Hafiz Quran, saya juga ingin jadi atlet panahan agar bisa berlaga ditingkat nasional seperti PON,”kata Danil.

Baca Juga:  DPRD Medan Minta Dinsos Terapkan Pelayanan Online

Anak-anak seusai Danil saat ini banyak yang memiliki kemampuan yang belum terasah, sehingga ada perlunya diberi kegiatan positif. Belajar menghafal Al-Quran sekaligus menekuni olahraga memanah sebahai solusi tepat untuk membidik karakter.

Perkembangan anak tidak bisa dilepas begitu saja dari pantauan orang tua, apalagi era tehnologi saat ini, begitu mudah untuk mengakses berbagai pengetahuan lewat browsing di internet.

“Itulah om, saya akan membuktikan kemampuan, baik dibidang agama dan olahraga demi cita-cita selama ini,” tambah siswa kelahiran di Medan, 27 April 2007 tersebut.

Menjawab perkembangan saat ini Klub Khalifah Archery cabang Medan untuk cabor panahan.

Danil Akbar mengaku sangat signifikan mengingat cabor panahan juga sudah masuk kurikulum sekolah. Apalagi di wadah ini tidak saja diajarkan mengenai olahraga panahan, namun berbagai ilmu baik di bidang pekerjaan, mendidik anak dan menjadikan keluarga harmonis juga diajarkan.

“Contohnya saja di Medan saat ini sudah memiliki lebih kurang 30 member baik dari tinggat TK sampai tingkat SMA,”timpal Rafiq Fardianto selaku orang tua Danil Akbar.

Berikut program yang dijalankan Khalifah Archery. Latihan reguler tingkat anak-anak, terdari dari kelas, Olympic, Archery Mom, Archery untuk kebutuhan khusus, Private Archery.

Untuk kelas ini ada beberapa katagori seperti, kelas malam untuk karyawan yaitu, Coaching clinic keluarga, coaching clinic komunitas, coaching clinic bagi grup kecil, coaching clinic untuk pengajian, short course untuk fasilitator. Coaching clinic ini juga bisa untuk umum, remaja mesjid, karyawan perkantoran, komunitas dan lainnya.

“Visi misi kita, ingin membentuk karakter anak-anak agar bisa berakhlak karimah. Mengikuti olahraga memanah ini anak-anak akan menjadi disiplin dan fokus belajar. Jadi harapan kedepan, semoga masyarakat indonesia lebih mencintai olah raga sunnah ini,”pungkas Feri didampingi Suhaimi dan Farah Laili Sari selaku bendahara.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.