Naik Dari Dermaga C Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung, Poldasu Besama Polres Batubara Amankan 8 Truk Barang Asal Malaysia

Delapan truk yang diamankan Poldasu dari dermaga C Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung (Poto : ayu/bisanews.id)

MEDAN I Bisabews.id I Sejumlah barang yang naik dari Dermaga C Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung, Direktorat Reskrimsus Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polres Batubara mengamankan 8 unit truk yang membawa berbagai macam barang dari Malaysia tanpa izin.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan delapan truk yang diamankan, di Jalan Acces Road Inalum, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, yang naik dari Dermaga C Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung.

Usai petugas menerima laporan dari masyarakat atas aksi bongkar muat dibekas pabrik Becing Plant, Desa Lalang Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Minggu (23/1/2022).

“Atas laporan itu, personel Subdit I Indag Dit Reskrimsus Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polres Batubara turun mengecek dan mengamankan para sopir dan delapan truk yang melakukan bongkar muat,” katanya, Selasa (25/1/22).

Kombes Pol Hadi, para sopir saat diinterogasi mengaku muatan yang ada di dalam delapan truk itu berasal dari KM Semangat Nelayan di Dermaga C Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung. Barang-barang itu dibawa dari pelabuhan Portklang Malaysia tanpa dokumen Import.

“Sopir mengakui bahwa pengangkutan atas perintah saudara ‘Al’ selaku pemilik usaha expedisi pengangkutan barang dan para supir dapat memasuki dermaga C Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung atas petunjuk saudara ‘An’ warga Tanjungbalai,” ungkapnya.

Truk membawa barang-barang dari Malaysia tanpa dokumen yakni berisikan acesoris patung, berisikan mie Penang, sepatu bekas, daging ikan, ikan teri kering, daging sapi.

Penyelidikan barang tanpa dokumen itu melakukan koordinasi dengan lintas sektoral diantaranya Bea Pelindo I Medan.

“Hasil penyelidikan, Subdit I Indag Dit Reskrimsus Polda Sumut mengamankan truk yang naik dari Dermaga C Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung dan barang bukti. Bahkan muatan tanpa dokumen serta dokumen hasil penyelidikan dengan terlapor ‘An’,” tuturnya.

Baca Juga:  Pewarta Dukung Kapolrestabes Medan

“Kasus ini diduga tindak pidana kepabeanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 102 Jo Pasal 7A (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan,” pungkasnya.

Yuk Bayar Pajak

Related posts